Dilantik Jadi Pimpinan Prodi Baru di UIN Malang, Begini Strategi Kaprodi Gaet Mahasiswa

Mar 11, 2021 11:53
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris saat berfoto bersama dengan Kepala Prodi Doktor HKI, Prof Dr H Roibin MHI (4 dari kiri) dan juga Kaprodi Doktor Ekonomi Syariah Prof Dr H Salim Al Idrus MM MAg (2 dari kanan)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris saat berfoto bersama dengan Kepala Prodi Doktor HKI, Prof Dr H Roibin MHI (4 dari kiri) dan juga Kaprodi Doktor Ekonomi Syariah Prof Dr H Salim Al Idrus MM MAg (2 dari kanan)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Program Studi (Prodi) Doktor Hukum Keluarga Islam dan Prodi Doktor Ekonomi Syariah merupakan Prodi baru di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang.

Kendati baru, nyatanya prodi ini telah banyak diminati. Hal itu dibenarkan langsung Kepala Prodi Doktor Hukum Keluarga Islam, Prof Dr H Roibin MHI dan juga Kaprodi Doktor Ekonomi Syariah Prof Dr H Salim Al Idrus  MM MAg usai pelantikan sebagai kaprodi beberapa waktu lalu.

penerimaan-maba-UIN54c8194e6d25ac4a.jpg

Lebih lanjut dijelaskan, jika strategi menggaet mahasiswa ada dua cara, baik internal maupun eksternal. Jika secara internal, tentu dengan memaksimalkan dosen-dosen. Dan dikatakan jika secara internal sudah banyak yang berminat.

"Secara face to face berkomunikasi banyak sekali yang berminat dan sekarang masih berproses," jelas Kepala Prodi Doktor Hukum Keluarga Islam, Prof Dr H Roibin MHI.

Dan tanggal 21 Maret nantinya pendaftaran untuk Prodi Doktor Hukum Keluarga Islam akan ditutup. Namun ditargetkan seminggu sebelum itu, dalam rasional logis terdapat lebih dari 20 mahasiswa prodi Doktor Hukum Islam yang mendaftar. "Di atas 20, mudah-mudahan, harapan kita seperti itu. Dan Informasinya juga sudah kita sebar di lingkup Hakim di Jatim dan yang tanya sudah banyak," bebernya.

Kemudian, mahasiswa-mahasiswa Pascasarjana juga banyak yang antusias. Bahkan terdapat keluarga mereka juga diinformasikan berminat untuk mendaftar.  "Saat saya mengajar saya sampaikan, memang mereka antusias. Saya lihat yang mendaftar ada 3.  Dan bila lebih dari 20 tentunya akan ada dua kelas," terangnya.

Sementara itu, Kaprodi Doktor Ekonomi Syariah Prof Dr H Salim Al Idrus  MM MAg menambahkan hal yang senada dengan dikatakan Kaprodi Doktor Hukum Keluarga Islam. Upaya menggaet mahasiswa memang dilakukan baik internal atau eksternal.

Namun dijelaskannya jika secara eksternal, pihaknya akan menggandeng para alumni untuk menginformasikan dan mensosialisasikan prodi Doktor Ekonomi Syariah ke khalayak lainnya.

Begitu juga para dosen-dosen yang ada juga didorong untuk masuk, di mana sebagai salah satu upaya untuk pengembangan karir. Sebab, program Doktor Ekonomi Syariah ini merupakan sebuah program yang diminati.

"Kita adakan Webinar, kita sosialisasikan, program ini, bagi mereka yang ingin mendalami ekonomi syariah ini kita ajak bergabung. Dan untuk pengoptimalan pendidikan, tentu diharapkan jumlahnya tak terlalu banyak, bisa 1-20 mahasiswa yang dibagi mandi dua kelas," jelasnya.

Disisi lain Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris, menjelaskan, jika tak hanya dari internal maupun dari mahasiswa lokal saja. Namun calon mahasiswa dari luar negeri juga banyak yang berminat untuk masuk baik pada prodi Doktor Hukum Keluarga Islam maupun program Doktor Ekonomi Syariah. "Banyak juga yang berminat di prodi itu, meskipun belum daftar," pungkasnya.

Topik
UIN Maliki MalangUIN Malangprof roibinprof salim al idrusprodi baru

Berita Lainnya

Berita

Terbaru