Ditarget Rampung Juni, Pelaku Usaha hingga Pedagang di Kota Batu Mulai Divaksin

Mar 09, 2021 14:39
(foto ilustrasi)
(foto ilustrasi)

BATUTIMES- Sebanyak 518 pelayan publik, seperti pelaku pariwisata hotel maupun restaurant di kota Batu melaksanakan vaksinasi. Vaksinasi yang dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (9/3/2021) ditargetkan selesai pada Juni 2021 mendatang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susan Indahwati mengatakan, pelayan publik yang dimaksud tidak hanya terbatas pada pelaku pariwisata saja. Melainkan juga menargetkan para pedagang dan guru. 

"Hari ini vaksin yang dikeluarkan ada 58 vial multidose, yang bisa digunakan untuk 9 orang," ujarnya, Selasa (9/3/2021).

Vaksinasi sendiri dilakukan dibeberapa titik. Diantaranya Museum Tubuh "Bagong" Jatim Park 3, Puskesmas Batu, RS. Baptis, Puskesmas Bumiaji, RSU Dr. Etty Asharto, RS Karsa Husada, Puskesmas Sisir, RS Bhayangkara, Klinik Arhanud, dan Puskesmas Beji.

Untuk para pelaku pariwisata yang meliputi, 
PHRI, Kemenag, serta Nakes BPJS ditargetkan sebanyak 147 orang. Sedangkan pelayan publik lainnya seperti, para pedagang kaki lima dilaksanakan di lippo plaza dan Puskesmas Sisir.

"Yang pasti pelaksanaan vaksinasi terhadap pelayanan publik akan tetap berlanjut dan menunggu kiriman vaksin lagi dari pusat," ujarnya.

Pemberitaan sebelumnya, Sabtu (6/3/2021) kemarin, vaksin Covid-19 multidose buatan Sinovac sebanyak 620 vial datang di Kota Batu. Vaksin kali ini dialokasikan kepada lansia dan para tenaga pendidik.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan, untuk setiap vial bisa digunakan bagi 9 orang dengan alokasi dua kali vaksin. Artinya, ada sekitar 2790 orang yang akan mendapatkan vaksinasi.

Tentu vaksinasi akan dialokasikan kepada lansia dan tenaga pendidik seperti guru. Untuk vaksinasi lansia, dimulai hari ini Senin (8/3/2021). "Didahulukan untuk lansia yang ikut Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas dengan total sebanyak 440 orang. Yang mana saat ini masih dibagi proporsi dan tenaga kesehatannya (Nakes)," ujarnya, Senin (8/3/2021).

Sedangkan tenaga pendidik dimulai dari Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan Guru Taman Kanak-kanak (TK), yang akan dimulai hari ini juga. "Untuk total guru yang akan divaksin, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti. Karena masih menunggu kabar dari Dinas Pendidikan Kota Batu," ujarnya.

Lanjut Susan, bahwa ada kekurangan vaksin untuk TNI/Polri. Sehingga total kekurangan sebelum vaksin dialokasikan kepada pelayan keagamaan, kantor/lembaga vertikal, kantor dinas dibawah naungan provinsi Jawa Timur, Pedagang pasar, Guru, dan Lansia ada sebanyak 250 vial vaksin.

"Sisanya sebanyak 370 vial vaksin yang dibagi menjadi dua dosis, menjadi 185 vial atau bisa digunakan untuk sekitar 1665 orang. Akan dialokasikan untuk pelayan publik yang belum divaksin. Selain itu, juga akan dialokasikan kepada Guru dan para lansia," jelasnya. 

Topik
VaksinasiCovid 19Kota Batupelayan publikBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru