Dijual Ibunya Sendiri, Korban Prostitusi Online Alami Trauma Berat

Mar 09, 2021 13:01
Para pelaku prostitusi online saat pres rillis di Mapolresta Kediri. (Eko arif s/Jatimtimes)
Para pelaku prostitusi online saat pres rillis di Mapolresta Kediri. (Eko arif s/Jatimtimes)

KEDIRITIMES - Kasus prostitusi online yang terjadi di hotel Lotus Kota Kediri, ternyata berdampak pada psikis korban.

Dalam kasus tersebut, ada dua orang menjadi korban eksploitasi anak yang dipekerjakan untuk memuaskan nafsu pria hidung belang. 

Dua korban tersebut yakni M (16) yang menjadi korban pembunuhan pada Minggu, 28 Februari 2021 dan T (15) perempuan asal Bandung, Jawa Barat. 

Sebelumnya, Polres Kediri Kota menetapkan tiga pelaku yang terbukti melakukan praktik prostitusi online di Jawa Timur, dan ditangkap di hotel Lotus Kota Kediri. 

Tiga pelaku ini yakni Dery (22) pacar korban M, Diki (35) laki-laki, dan Niki (38) perempuan asal Bandung, Jawa Barat yang notabene adalah orang tua korban T. 

Diki dan Niki adalah pasangan suami istri, yang menawarkan jasa pijat plus-plus. Mereka menawarkan jasa dari T yang tidak lain adalah anak kandung Niki. 

"Dua pelaku Diki dan Niki ini orang tua T sendiri. Niki adalah ibu kandung dan Diki merupakan bapak tiri dari T," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Verawaty Thaib, Selasa (9/3/2021).

Akibat peristiwa ini, T mengalami trauma yang begitu berat dan membutuhkan pendampingan. "Ada pendampingan khusus, korban saat ini mendapat pendampingan dari Pekerja Sosial dari Kementerian Sosial di Dinas kota Kediri," tuturnya. 

Sementara itu, Satuan Bakti Pekerja Sosial DP3AP2KB Kota Kediri, Bintaryana Anggraheni mengatakan, T masih termasuk dalam usia anak sehingga perlu pendampingan khusus. 

Menurut Bintaryana, kondisi T saat ini dalam keadaan trauma. "Dia masih terbayang temannya yang sudah meninggal dan usianya hampir sama dengan temannya yang meninggal itu," katanya. 

Bintaryana menjelaskan, pendampingan yang dilakukan selain untuk memulihkan kondisi psikis T, pihaknya juga mendampingai dalam proses BAP sampai proses persidangan. 

"Untuk perlindungannya, kami mengupayakan tempat yang layak dan ramah anak untuk korban, mengingat T masih trauma," ucapnya. 

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pekerjaan Sosial (Peksos) Bandung. "Harapannya, jika nantinya proses hukum selesai di Kota Kediri dan kembali ke daerah asalnya, ada tempat yang layak di Bandung," imbuhnya.

Topik
Prostitusi Onlineanak di bawah umurKota KediriBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru