Resmi Diperpanjang, PPKM Mikro Jilid III di Jatim Dimulai Besok

Mar 08, 2021 18:35
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) bersama Bupati Malang Sanusi (tengah) dan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (kiri) saat menjalani serangkaian agenda sertijab, Senin (8/3/2021). (Foto: Istimewa)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) bersama Bupati Malang Sanusi (tengah) dan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (kiri) saat menjalani serangkaian agenda sertijab, Senin (8/3/2021). (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memastikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro akan diperpanjang. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, perpanjangan PPKM berskala mikro yang memasuki jilid III ini, dimungkinkan akan dilangsungkan mulai besok (Selasa 9/3/2021).

”Tetap kita akan melanjutkan pada PPKM mikro jilid ke-3,” ungkapnya saat ditemui awak media usai agenda penyampaian potensi dan investasi di wilayah Kabupaten Malang oleh Bupati Malang Sanusi kepada Gubernur Jawa Timur, yang dilangsungkan di Pendapa Kabupaten Malang, yang berlokasi di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen berakhir, Senin (8/3/2021).

Seperti yang sudah disampaikan dalam pemberitaan sebelumnya, Khofifah menyebutkan sampai dengan awal pekan lalu, sekitar 42 persen atau 16 wilayah kabupaten dan kota yang ada di Jatim telah masuk zona kuning Covid-19.

Orang nomor satu dijajaran Pemprov Jatim ini berharap, dengan adanya perpanjangan PPKM mikro yang telah memasuki jilid III ini, bisa semakin efektif untuk menekan penyebaran dan penularan Covid-19.

”Dengan perpanjangan PPKM mikro ini, mudah-mudahan (kasus Covid-19) bisa terus melandai, menurun sampai berhenti penyebaran covid-19 ini,” harapnya.

Pihaknya meminta, sinergitas yang telah terjalin terutama saat PPKM berskala mikro berlangsung, bisa terus dilanjutkan saat memasuki perpanjangan PPKM mikro jilid III. ”Saya berharap bahwa apa yang sudah dilakukan, kerja sama yang sangat sinergi antara Bupati, Walikota, Kapolres, Dandim sampai Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas tolong tetap dijaga,” imbuhnya.

Dengan begitu, Khofifah optimis jika zona kuning yang ada di wilayah Jatim bisa terus meningkat. ”Tentu harapan kita akan ada proses yang lebih melandai, sehingga yang (zona) kuning semakin banyak. Kemudian bisa menjadi zona hijau, artinya kasus baru (Covid-19) sudah 0 kasus selama 14 hari (berturut-turut),” ujarnya.

Selain memastikan PPKM berskala mikro akan kembali diperpanjang, Khofifah juga memastikan jika tahapan vaksinasi Covid-19 khususnya di Jatim akan terus dimasifkan. ”Perpanjangan PPKM mikro ini akan beriringan dengan vaksinasi yang juga semakin masif dan semakin merata,” tambahnya.

Meski tahapan vaksinasi akan terus dilangsungkan, namun Khofifah berharap masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) khususnya yang ada di Jatim, untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

”Meskipun vaksinasi semakin masif, semakin merata tetap saya minta tolong agar protokol kesehatan dan 3T (testing, tracing dan treatment) itu kita jaga dan terus kita tingkatkan demi mewujudkan kedisiplinan dalam menjaga protokol kesehatan,” tukasnya.

Sekedar informasi, perpanjangan PPKM mikro yang kini memasuki jilid III ini, beriringan dengan berakhirnya PPKM mikro jilid II yang berakhir pada hari ini (Senin 8/3/2021). Perpanjangan PPKM mikro jilid II pada waktu lalu itu, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nomor 4 tahun 2021.

Topik
Khofifah Indar Parawansappkm mikroJawa TimurBupati Malang Sanusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru