Jalur Stasiun Pohgajih-Kesamben Tertutup Tanah Longsor, Dua Jadwal Kereta Molor

Mar 07, 2021 21:15
Jalur kereta yang tertutup tanah longsor. (foto: Humas Daop 8 for MalangTIMES)
Jalur kereta yang tertutup tanah longsor. (foto: Humas Daop 8 for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hujan deras yang terjadi pada Minggu (7/3/2021) menyebabkan tanah longsor di sekitar jalur kereta api pada petak jalur Stasiun Pohgajih-Kesamben, tepatnya di Km 87+500.

Akibat bencana longsor tersebut, jadwal perjalanan KA Malabar dari Stasiun Malang menuju Bandung dengan jadwal keberangkatan jam 17.10 WIB tertahan di Stasiun Kepanjen.

Sementara KA Panataran dari Stasiun Blitar menuju Surabaya Gubeng dengan jam keberangkatan 17.35 WIB tertahan di Stasiun Wlingi.

"Untuk sementara, perjalanan KA terdekat tertahan dan petak jalur dipasang semboyan 3 yang artinya jalur tidak aman untuk dilalui," kata Manajer Humas Daop 8  Luqman Arif.

Perbaikan jalur kereta tersebut membutuhkan waktu sekitar dua jam sejak pukul 17.50 WIB. Akan tetapi Luqman tetap berharap perbaikan selesai dengan cepat. "Mudah-mudahan bisa secepatnya diselesaikan," harap dia.

Atas kejadian tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya meminta maaf karena menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta api. PT KAI Daop 8 Surabaya juga terus berupaya secara maksimal agar proses perbaikan dapat segera diselesaikan.

"Kami berupaya untuk mempercepat proses perbaikan jalur dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar perjalanan KA dapat segera kembali normal," pungkasnnya.

 

Topik
Tanah LongsorJalur Kereta Api

Berita Lainnya

Berita

Terbaru