Kota Malang Luncurkan Age Care, Data Lansia Dilakukan secara Digital

Mar 07, 2021 20:56
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (tiga dari kiri) saat hadir dalam acara launching Program Age Care di Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (7/3/2021). (Foto: Istimewa) 
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (tiga dari kiri) saat hadir dalam acara launching Program Age Care di Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (7/3/2021). (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko hadir langsung dalam acara launching Program Age Care di Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (7/3/2021). Program itu bertujuan melakukan pendataan para orang lansia (lanjut usia) berbasis digital.

Pria yang akrab disapa Bung Edi ini menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan sinergi dengan Rumah Zakat untuk pendampingan lansia dalam Program Age Care.  "Adanya teknologi ini bisa membantu kami untuk memantau kesehatan lansia. Mulai dari tekanan darah, kadar gula darah dan 12 indikator lainnya," jelasnya kepada awak media. 

Bung Edi menyebutkan bahwa sebelumnya pendataan penduduk khususnya pada lansia di Kota Malang dilakukan secara manual. Jadi, kurang memaksimalkan teknologi yang ada. 



Nantinya sistem pendataan penduduk bagi lansia akan secara menyeluruh dilakukan di setiap kelurahan  di Kota Malang. Namun, pendataan penduduk lansia dilakukan secara bertahap. 

"Kader lansia akan dibekali alat untuk mengontrol kesehatan lansia. Mereka bisa berkunjung ke rumah-rumah atau para lansia bisa mendatangi puskesmas maupun posyandu lansia," jelas Bung Edi. 

Pria yang juga menjabat sebagai ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar Kota Malang ini juga mengharapkan pendataan para lansia secara digital di Kota Malang akan membuat pendataan lebih rapi dan lebih mudah. "Sehingga angka harapan hidup di Kota Malang semakin naik," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, yang hadir mendampingi Bung Edi, mengatakan bahwa pogram Age Care akan dilakukan melalui puskesmas di masing-masing wilayah Kota Malang.  "Nanti ada bidang kesehatan masyarakat dengan standar pelayanan bagi warga usia lanjut. Utamanya bagi para lansia yang memiliki penyakit kronis," ucap dia. 

Husnul menambahkan nantinya akan ada pemberian pemahaman informasi terkait apa yang harus dilakukan atau edukasi terkait masalah kesehatan. "Misalnya saat terkena hipertensi atau kolesterol. Nanti, juga akan ada informasi terkait target perubahan perilaku para lansia," terangnya. 

Pendataan secara digital kepada para lansia melalui program Age Care akan dipantau terus perkembangannya yang kemudian akan terus dikembangkan di masing-masing kelurahan dii Kota Malang.

Topik
Sofyan Edi JarwokoProgram Age CarePemkot Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru