Ternyata Ada 2 Mahasiswa yang Meninggal saat Ikuti Diklat Perguruan Silat

Mar 07, 2021 19:28
Sejumlah panita diklat maupun teman-teman korban berkumpul di depan parkiran RS Karsa Husada, Kota Batu, Minggu (7/3/2021). (Foto: Mariano Gale/MalangTIMES)
Sejumlah panita diklat maupun teman-teman korban berkumpul di depan parkiran RS Karsa Husada, Kota Batu, Minggu (7/3/2021). (Foto: Mariano Gale/MalangTIMES)

BATUTIMES - Ternyata ada dua mahasiswa  UIN Maliki Malang  yang meninggal dunia saat mengikuti diklat UKM Pagar Nusa. Selain Miftah Rizki Prataman yang meninggal di RS Karsa Husada Kota Batu, sebelumnya Moh. Faisal Lathiful Fakhri asal Lamongan meninggal di Puskesmas Karangploso pada Sabtu 6 Maret 2021.

"Selain Miftah, ada juga Faisal yang meninggal dunia di Puskesmas Karangploso sebelum berangkat ke Coban Rais," ujar sumber  yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu (7/3/2021).

Menurut dia, sebelum berangkat ke Coban Rais, peserta melakukan diklat teori di Karangploso pada Sabtu 6 Maret 2021.  Dalam kegiatan itu, Faisal  mengalami sakit yang diduga sesak nafas.

"Panitia langsung membawa ke Puskesmas Karangploso. Tetapi, korban tidak terselamatkan dan meninggal di Puskesmas Karangploso pada Sabtu. Setelah itu, jenazah korban dibawa ke Lamongan," ungkapnya.

Diketahui, sebelum melakukan diklat ke Coban Rais, pada Jumat (5/3/2021), ada 41 peserta dan 15 panitia berada di Karangploso. Saat berada di Karangploso, peserta mendapatkan pelajaran teori dan dilanjut istighotsah serta tahlilan

Keesokan harinya, Sabtu (6/3/2021), peserta diberangkatkan dari SMK Mahardika Karangploso menuju Tlekung, Kota Batu,  dengan menggunakan kendaraan truk.

"Sesampainya di Tlekung, peserta diturunkan dan mulai jalan kaki ke Coban Rais melakui jalur Coban Putri. Dii ground Coban Rais, peserta mulai diinstruksikan jalan jongkok," ujar pelatih UKM Pagar Nusa Nauval Wafaul Faid.

 

Topik
UIN MalangPagar Nusa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru