Update: Sebelum Meninggal di Coban Rais, Korban Sempat Mengeluh dan Tergeletak Lemas

Mar 07, 2021 17:35
Beberapa dari pihak panitia maupun teman-teman korban berkumpul di depan parkiran RS Karsa Husada, Kota Batu, Minggu (7/3/2021).
Beberapa dari pihak panitia maupun teman-teman korban berkumpul di depan parkiran RS Karsa Husada, Kota Batu, Minggu (7/3/2021).

BATUTIMES - Salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Malang berinisial MRZ diketahui meninggal dunia saat mengikuti diklat yang diselenggarakan oleh Pagar Nusa di Coban Rais, Batu.

Sebelum meninggal, korban sempat mengeluh kepada beberapa panita. Serta menyampaikan memiliki penyakit ginjal. Hal itu diungkapkan oleh Pelatih UKM Pagar Nusa, Nauval Wafaul Faid saat ditemui di RS Karsa Husada, Kota Batu, Minggu (7/3/2021).

"Proses dilakukan diklat kan, peserta jalan jongkok dari ground sampai Coban Rais. Saat mau sampai, korban mengeluh kalau dia memiliki penyakit ginjal," ujarnya.

Saat peserta hendak akan dibariskan, korban akhirnya terjatuh dengan kondisi lemas dan sesak. Kemudian panitia melakukan pertolongan pertama kepada korban. Karena panitia kewalahan, korban pun dibawa ke RS Krasa Husada

"Korban dibawa ke RS bersama dua panitia menggunakan sepeda motor. Pengakuan panitia yang membawa korban, katanya korban masih sadar dan masih menanggapi omongan panitia. Saat sampai di RS dan dirawat, beberapa jam kemudian kita dikabarkan oleh dua panitia itu bahwa korban telah meninggal dunia. Kabar itu sekitar pukul 16.00 WIB," ujarnya.

Diketahui sebelum melakukan proses diklat ke Coban Rais, pada Jumat (5/3/2021), ada 41 peserta dan 15 panitia berada di Karangploso. Saat berada di Karangploso, peserta melakukan kegiatan teori dan dilanjut istigosah serta tahlilan.

Keesokan harinya pada Sabtu (6/3/2021), peserta diberangkatkan dari SMK Mahardika, Karangploso menuju Tlekung dengan menggunakan kendaraan truck.

"Sesampainya di Tlekung, peserta diturunkan dan mulai jalan kaki ke Coban Rais melakui jalur via Coban Putri. Saat sampai di ground Coban Rais, peserta mulai diintruksikan jalan jongkok," ungkapnya.

Pemberitaan sebelumnya, Kepala Resort Pemangku Hutan (KRHP) Hadi Mustofa membenarkan hal tersebut. Bahwa ada satu mahasiswa meninggal dunia, dan kini jenazahnya berada di RS Karsa Husada, Kota Batu.

"Menurut keterangan dari panita, memang begitu. Diklatnya itu, mereka melakukan perjalanan dari Tlekung ke Coban Rais sekitar 3 Km. Setelah sampai, ada salah satu mahasiswa yang merasa dadanya kesakitan dan langsung dibawa ke RS," ucapnya.

 

Topik
Pagar Nusakorban diklatCoban Raismahasiswa tewas saat diklat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru