BEC Unikama, Organisasi Pencetak Start-up Muda di Era Digital

Mar 05, 2021 19:11
Salah satu start-up yang dilahirkan BEC Unikama (Ist)
Salah satu start-up yang dilahirkan BEC Unikama (Ist)

MALANGTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus berkomitmen dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Upaya itu diwujudkan salah satunya melalui unit yang dimiliki Unikama, yakni Business and Entrepreneurship Center (BEC). Ya, BEC adalah sebuah pusat bisnis berbasis technopreneur, sociopreneur dan edupreneur.

Organisasi yang dipimpin oleh oleh Jacobus Wiwin Kuswinardi, S.T.,M.Kom sebagai Direktur BEC ini, akan memberikan bimbingan kepada para calon-calon start up untuk menjadi seorang enterpreneur muda yang inovatif apalagi di era digital ini.

"Bimbingan kepada calon Start Up baru setiap akhir pekan. Jadi, seminggu satu kali dan dibimbing oleh mentor-mentor Start Up serta profesional coach. BEC bekerjasama dengan jasa penyedia coach profesional bisnis dari Cataliz," ungkap Armando Orlan, S.Pd selaku alumni Unikama dan juga menjabat sebagai Manajer BEC.

Dijelaskannya lebih lanjut, jika untuk bergabung dengan BEC, tidaklah mudah. Tahapan demi tahapan seleksi harus dilalui untuk bisa menjadi start up baru. Tahapan-tahapan yang harus dilalui calon Start Up baru saat masa inkubasi antara lain opening UNIKAMA Entrepreneurship program, design sprint, design thinking, value proposition design, business model canvas (BMC), pitching, sprint, pitching skill, review dan yang terakhir event atau kompetisi.

“Tidak mudah memang bergabung dengan BEC, karena harus melewati beberapa tahapan-tahapan seleksi untuk bisa menjadi Start Up baru. Tapi setiap semester kurang lebih 120 mahasiswa bergabung Bersama BEC," jelasnya.

Menjadi anggota BEC, tak hanya terpaku pada zona nyaman hanya dengan memulai usaha baru. Para anggota diajak untuk berfikir lebih kreatif dengan mencari sebuah permasalahan di masyarakat. Dari identifikasi masalah itu, akan menjadi sebuah pemicu untuk mencari pemecahannya.

"Permasalahan yang ada dalam masyarakat, apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini agar nantinya bisa membuat produk untuk membantu menyelesaikan permasalahan itu. Dengan adanya sistem seperti ini, Start Up baru tidak akan kesulitan untuk menentukan pasar," bebernya.

Saat ini, diketahui jika BEC Unikama telah melahirkan 2 Start Up Outwal yakni Start Up dari luar kampus yang ikut dalam BEC Unikama yakni INAGI dan MomChips. Sedangkan untuk Inwal, dari dalam kampus atau mahasiswa Unikama sendiri terdapat Blantix, kelasquran, nukanghup (aplikasi penyedia jasa konstruksi) dan rajacash.id.

Ia berharap, kedepannya semakin banyak mahasiswa yang ikut bergabung dalam BEC Unikama. Sebab, terbukti dengan mengikuti BEC dalam masa perkuliahan akan mengubah mindset mahasiswa dan bisa menjadi enterpreneur muda yang inovatif, kreatif di era digital ini, sehingga siap bersaing dalam dunia luar.

“Dengan ikut beragabung di BEC Unikama ini dapat merubah mindset mahasiswa agar menciptakan karya-karya baru dan terus berinovasi. Tidak hanya itu, inovasi itu juga harus dikembangkan serta disebarluaskan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Selain itu, tentunya akan lebih memiliki pengalaman bisnis berbasis digital yang saat ini berkembang," pungkasnya.

Topik
BEC UnikamaUnikamaBerita Jatimstart up

Berita Lainnya

Berita

Terbaru