Pedagang Minta Penundaan, Pemkot Malang Keukeuh Bangun Ulang Pasar Besar

Mar 05, 2021 17:37
Pasar Besar Kota Malang. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Pasar Besar Kota Malang. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Langkah pedagang Pasar Besar Kota Malang yang sempat wadul ke dewan untuk mengusulkan penundaan pembangunan disikapi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Pemkot Malang pun berencana akan tetap melakukan proses pembangunan sebagaimana rencana awal yang dibuat.

Pasalnya, Pemkot Malang telah berkoordinasi dengan pihak PT Matahari Departement Store terkait realisasi pembangunan yang direncanakan bakal dilakukan pada tahun 2022 mendatang. Pun juga terkait pembahasan Detail Enginering Design (DED) yang di tahun 2021 ini telah dianggarkan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.

"Tahun ini dianggarkan DED-nya oleh Diskopindag. Tentu dalam perjalanan penyusunan DED ini nanti, kami akan melibatkan semua pihak. Agar semua pedagang tertampung. Itu prinsip dari pak wali (Wali Kota Malang Sutiaji)," ujar Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Hadi Santoso, saat ditemui awak media Jumat (5/3/2021).

DED yang dianggarkan Diskopindag Kota Malang yakni senilai Rp 5 Miliar. Pria yang akrab disapa Soni ini menambahkan, teknis dari rencana pembangunan ini juga telah melalui berbagai pertimbangan.

Salah satunya, kondisi bangunan gedung yang memang cukup memprihatinkan. Mengingat, Pasar Besar Kota Malang sendiri sudah mengalami kebakaran sebanyak 3 kali.

"Kan ini sudah beberapa kali kebakaran, 3 kali ya. Tentu ada pertimbangan-pertimbangan teknis dan ini harus dibangun secara menyeluruh," jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang ini menyampaikan, pihaknya juga tengah merencanakan untuk bertemu dengan para pedagang Pasar Besar Kota Malang.

Hal itu nantinya, berkaitan pembahasan relokasi agar semua sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pedagang Pasar Besar Kota Malang. Termasuk diantaranya juga mengenai proses pengamanannya.

"Kami agendakan sesegera mungkin, maksimum minggu depan. Kan harus relokasi, tapi penempatannya juga dipertimbangkan, tidak terlalu jauh kok dari sana. Termasuk, pedagang khusus, seperti pedagang emas, pasti pengamanannya khusus," terangnya.

Tidak hanya itu, dalam waktu dekat ini Pemkot Malang juga akan segera mengagendakan pertemuan dengan pihak PT Matahari Departement Store. Guna membahas kejelasan akan progress proyek pembangunan Pasar Besar Kota Malang.

"Mudah-mudahan minggu depan kami sudah bisa bertemu dengan pihak Matahari, kejelasannya bagaimana, karena targetnya pak Wali ini kan untuk kepentingan masyarakat, jadi jangan lama-lama," tandasnya.

Sebagai informasi, pasca kurang lebih 4 tahun mangkrak sejak kebakaran besar tahun 2016 silam, Pemkot Malang berencana membangun ulang Pasar Besar di tahun 2022 mendatang.

Rencananya, pasar tersebut akan dibuat layaknya pasar rakyat modern berkonsep bangunan Eropa. Di mana, biayanya ditaksir mencapai Rp 125 Miliar.

Topik
Pasar BesarKota MalangHadi SantosoBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru