Juli Pembelajaran Tatap Muka, 61 Ribu Lebih Guru di Kabupaten Malang Bakal Divaksin

Mar 05, 2021 16:33
Para GTK di Kabupaten Malang usai menjalani tahapan vaksinasi. (Foto: instagram Dispendikmalangkab)
Para GTK di Kabupaten Malang usai menjalani tahapan vaksinasi. (Foto: instagram Dispendikmalangkab)

MALANGTIMES - Upaya realisasi vaksinasi terhadap para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang ada di Kabupaten Malang terus dilangsungkan. Belakangan diketahui, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ini bertujuan untuk merealisasikan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Malang Rachmat Hardijono menuturkan, setidaknya sudah ada sekitar 61 ribu GTK yang diproyeksikan menerima suntikan vaksinasi.

”Seluruh GTK yang ada di Kabupaten Malang sesuai dengan data dari Kemendikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) sebanyak 61 ribuan,” ucapnya kepada media online ini.

Menurutnya, puluhan ribu GTK yang diproyeksikan menerima jatah vaksinasi tersebut merupakan GTK yang berasal mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga jenjang Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

”Jumlah itu (61 ribuan) berasal dari jenjang PAUD hingga SMA atau SMK,” ungkapnya.

Namun demikian, Rachmat menyebutkan jika angka 61 ribuan tersebut dimungkinkan masih akan terus mengalami peningkatan. Sebab, kemarin (Kamis 4/3/2021) Pemkab Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dispendik dikabarkan telah berkoordinasi dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang.

Tujuannya, dijelaskan Rachmat, untuk mendata jumlah GTK dijenjang pendidikan yang ada di bawah naungan Kemenag Kabupaten Malang. ”Kalau ditambah (data GTK, red) dari Kemenag (Kabupaten Malang) jumlah penerima vaksin akan lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam vaksinasi tahap awal kepada kalangan GTK tersebut, beberapa waktu lalu Dispendik Kabupaten Malang telah mengajukan sebanyak 14.555 orang. Menurutnya, belasan ribu GTK yang telah diajukan pada vaksinasi tahap ke-2 ini, merupakan GTK yang berasal dari sekolah negeri. ”(14.555 GTK, red) itu belum termasuk GTK dari sekolah swasta,” ujarnya.

Dimungkinkan, untuk GTK sisanya bakal segera diplot pada tahapan vaksinasi, atau setelah 14 ribuan GTK pada tahap awal tersebut telah direalisasikan. ”Manakala ada tambahan vaksin, sudah kita siapkan data GTK selanjutnya yang akan diusulkan untuk tahap berikutnya,” tandasnya.

Sekedar informasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menargetkan, semua sekolah sudah bisa menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka mulai Juli 2021.

Dalam pernyataannya yang dimuat dalam pemberitaan dibeberapa media, Nadiem berharap vaksinasi Covid-19 untuk 5 juta pendidik dan tenaga pendidik segera bisa dirampungkan. Dengan begitu, pada tahun ajaran baru 2021/2022 atau tepatnya pada minggu kedua dan ketiga bulan Juli, pembelajaran tatap muka bisa dilakukan secara tatap muka.

Topik
VaksinasiKabupaten Malangtenaga pendidikBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru