Insan Tinju Gelar Silaturahmi, Usung Kebangkitan Tinju Malang

Mar 05, 2021 09:47
Para insan tinju Malang Raya saat bersilaturahmi di Sasana Manggala Yon BekAng 2/MWJ/2 Kostrad, kawasan Kesatrian. (Foto: Istimewa) 
Para insan tinju Malang Raya saat bersilaturahmi di Sasana Manggala Yon BekAng 2/MWJ/2 Kostrad, kawasan Kesatrian. (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Di tengah pandemi covid-19, cabang olaharaga (cabor) tinju di Malang berupaya terus menggeliat. Upaya itu diawali dengan harus aktifnya kembali sasana-sasana tinju di Malang. 

Untuk menggerakkan kembali tinju di Malang, para insan tinju mengadakan silaturahmi di Sasana Manggala Yon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad, kawasan Kesatrian.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam silaturahmi mengatakan, sebagai bentuk upaya agar cabor tinju, khususnya di Kota Malang, menggeliat kembali, pihaknya memberikan saran agar rencana-rencana ke depan dapat diusulkan dalam momentum musrenbang (musyawarah rencana pembangunan).  "Mumpung musrenbang tingkat kota belum diselenggarakan. Ayo bikin usulan program," ujarnya di hadapan insan tinju Malang Raya. 

Silaturrahmi ini juga dihadiri jajaran petinggi Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) Jawa Timur HM. Nurhuda, anggota Komisi Wasit Tinju Jawa Timur Sunarko, promotor dengan lisensi nasional Ade Herawanto, Komandan Batalyon Bekang 2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa, dan insan tinju Malang Raya lainnya. 

Nurhuda yang merupakan mantan juara dunia kelas bulu junior WBC junior dan IBF Intercontinental 1986-1987 mengatakan bahwa perbandingan jumlah sasana tinju di Malang pada medio tahun 1970-1980-an sangat timpang dengan tahun 2021 ini.  "Dulu di era 1970 sampai 1980-an, ada kurang lebih 20 sasana tinju di Malang. Tapi sekarang yang aktif bisa dihitung dengan jari sebelah tangan," ujarnya. 

Bhumi Arema sendiri yang dulunya merupakan barometer tinju tanah air. Namun seolah saat ini hanya menjadi kegemilangan masa lalu yang sulit diulang. Kurang optimalnya pembibitan petinju, mulai dari level amatir, menjadi salah satu kendala yang belum teratasi. 

Pria yang menjabat sebagai wakil ketua Pertina Jawa Timur dan sekaligus memegang kendali sebagai ketua Pertina Pengkab Malang ini mengusulkan bahwa harus diadakan sebuah sparring session untuk mewadahi pembinaan tinju secara berjenjang.  "Paling tidak, adanya sparring akan membuat sasana-sasana kembali bergairah. Sehingga selanjutnya bisa digelar secara bertahap dan meluas, dari tingkat lokal ke tingkat regional. Hingga nanti bisa beprestasi di level yang lebih tinggi lagi," ungkap pria yang saat ini juga berdinas di Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang itu. 

Pembinaan para bibit muda atlet tinju itu pun diamini oleh Sunarko selaku Komisi Wasit Tinju Jawa Timur. Sunarko mengatakan bahwa pembinaan bibit muda merupakan kunci untuk menghidupkan kembali cabor tinju di Malang. 

"Petinju muda sebetulnya ada banyak. Petinju putri juga ada. Tapi sayangnya karena tidak ada event, maka gairah untuk terus menggeluti tinju jadi redup," ujar pria yang juga berprofesi sebagai guru di SMKN 1 Kota Malang ini. 

Selain itu, promotor tunju nasional dan pemegang empat lisensi badan tinju dunia yang juga owner asasana d'Kross Boxing Camp Ade Herawanto menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi semua pihak sangat diperlukan. 

Ade yang juga menjabat sebagai pembina Pertina Jawa Timur periode 2020-2023 ini memberikan arahan umum dan juga menawarkan kepada seluruh insan tinju yang hadir bahwa  pertemuan ini sekaligus menjadi ajang musda dan musyawarah kota. 

Pejabat Pemkot Malang yang juga tokoh Aremania itu menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga merencanakan akan menggelar tinju milenial di masa pandemi. Konsepnya sendiri memadukan konsep konvensional dengan kekinian.  Juga fikemas menjadi tayangan online baik secara virtual maupun live streaming dengan melibatkan banyak generasi muda. Hal ini juga dalam rangka pembibitan atlet-atlet tinju milenial sejak usia dini. 

"Event ini merupakan kerja bareng komunitas d’Kross-Aremania dengan Kemenpora RI, Pertina Jatim, KTI Malang, promotor nasional Armin Tan, PT KAI Daop 8, PT PLN, Divif 2 Kostrad, Paskhas TNI AU, Bank Jatim dan lainnya. Target kami digelar pada akhir Juni mendatang," tandasnya. 

Sementara itu, momentum silaturrahmi yang juga bertepatan dengan HUT Ke-60 Kostrad tahun ini juga menjadi ajang reuni para insan tinju yang dikemas dengan kegiatan bakti sosial (baksos).  Dalam kesempatan tersebut, Komandan Batalyon Bekang 2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa mengaku selama setahun bertugas, pihaknya berjuang mandiri menegakkan sasana yang ada di batalyon. 

"Saya juga sengaja mengundang Bapak Wakil Wali Kota Malang dan para senior insan tinju ke sini untuk mohon masukan, mau dibawa ke mana tinju di Malang ini," ucapnya. Pihaknya juga berharap setelah kegiatan ini ada perkembangan signifikan dalam rangka membangun dunia tinju Bhumi Arema secara gotong royong. 

Kegiatan silaturrahmi ini ditutup dengan baksos dan pembagian kenang-kenangan dari Yon Bekang 2/MWJ/2 Kostrad Kesatrian kepada puluhan insan tinju Malang Raya yang hadir.

Topik
Tinju di MalangGeliat tinju di MalangKebangkitan tinju Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru