Masih Aman, Kabupaten Malang Steril dari Kasus Varian Baru Corona B117

Mar 04, 2021 19:16
Ilustrasi (Foto: istimewa)
Ilustrasi (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan jika sampai dengan hari ini (Kamis 4/3/2021), belum ditemukan adanya kasus varian baru Corona B117.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, saat ditemui awak media usai menghadiri salah satu agenda pemerintahan di Pringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (4/3/2021).

”Oh yang virus baru itu (Corona B117), belum, saya belum mendapat laporan untuk virus varian baru itu,” ucapnya.

Meski mengaku belum ada laporan terkait ditemukannya kasus varian Corona jenis baru di Kabupaten Malang, namun Wahyu mengaku telah menyiapkan beberapa langkah khusus guna mengantisipasi mewabahnya virus varian baru tersebut.

Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah dengan mengintensifkan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. ”Untuk mengantisipasi virus baru, salah satunya dengan menerapkan PPKM skala mikro, itu yang kita siapkan. Jadi tidak ada antisipasi yang lain, sementara ini kita ikuti kebijakan untuk menerapkan PPKM skala mikro tersebut,” ucapnya.

Namun demikian, jika memang ada instruksi lain guna menangkal mewabahnya varian Corona jenis baru, pihaknya mengaku siap. Tapi yang pasti, sampai dengan saat ini mandat yang turun dari pemerintah pusat sementara hanya penerapan PPKM berskala mikro.

”Karena kan dari (pemerintah) pusat kita (Pemkab Malang) memang sementara ini tidak ada arahan lagi untuk mengantisipasi itu (varian baru Covid-19). Sementara ini perintahnya dari kementerian itu hanya menindaklanjuti sesuai dengan Imendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) nomor 4 tahun 2021, itu saja,” pungkasnya.

Sekedar informasi, pada 2 Maret 2021 lalu, Kemenkes mengumumkan temuan dua kasus varian baru Corona B117 di Indonesia. Virus Corona asal Inggris ini, ditemukan setelah dua pekerja migran Indonesia (PMI) pulang dari Saudi Arabia pada akhir Januari 2021 lalu.

Saat itu keduanya diketahui positif terpapar Covid-19 ketika menjalani tes swab PCR (polymerase chain reaction) di Bandara Soekarno Hatta. Setelah dinyatakan positif, keduanya dikabarkan menjalani isolasi di Jakarta hingga akhirnya hasil tes swabnya dinyatakan negatif.

Sementara itu, dari berbagai sumber pemberitaan menyebutkan, varian jenis baru Covid-19 ini penyebarannya diklaim lebih cepat. Dikabarkan per 13 Desember 2020 virus varian jenis baru ini teridentifikasi ada 110 ribu kasus. Sedangkan kebanyakan di antaranya berasal dari selatan dan timur Inggris.

Selain bisa menginfeksi kalangan anak-anak, virus Corona varian baru ini, diklaim juga lebih mematikan hingga persentase sekitar 30 persen.

 

Topik
virus B 117 UKmutasi virus covid 19Pemkab Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru