Minta Jatah, Dispendik Kabupaten Malang Ajukan 14.555 GTK Penerima Vaksin Covid-19

Mar 04, 2021 15:50
Para GTK di Kabupaten Malang saat menjalani tahapan vaksinasi covid-19. (Foto: istimewa)
Para GTK di Kabupaten Malang saat menjalani tahapan vaksinasi covid-19. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Malang mengajukan sebanyak 14.555 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), untuk mendapatkan jatah vaksinasi covid-19 ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Mereka diajukan untuk menerima vaksin pada prioritas ke-2 ini.

”Dinas Pendidikan (Kabupaten Malang) sudah menyampaikan daftar (GTK penerima vaksinasi Covid-19) sebanyak 14.555 orang,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Malang Rachmat Hardijono kepada MalangTIMES, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, sejumlah 14.555 GTK yang diajukan ke Dinkes Kabupaten Malang tersebut, telah disesuaikan dengan data dari gtk.dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI).

Selain itu, belasan ribu GTK yang datanya diajukan untuk menerima vaksin tersebut, juga telah disesuaikan dengan data Guru Tidak Tetap (GTT) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) tenaga kependidikan, pada posisi per-31 Januari 2021. ”Sesuai data tersebut, mereka yang diajukan menerima vaksin ini sudah kami data sesuai dengan by name dan by address-nya (data nama dan alamat, red),” imbuhnya.

Sekedar informasi, dijelaskan Rachmat, untuk sementara ini GTK yang telah diajukan menerima vaksin merupakan guru maupun tenaga pendidikan yang ada di sekolah negeri.

Namun, dari data Dinkes Kabupaten Malang jumlah GTK yang ditetapkan sebagai penerima vaksin Covid-19, tidak sebanyak yang diajukan oleh Dispendik Kabupaten Malang. Yakni hanya 14.370 orang. ”Sedangkan untuk alokasi vaksin tahap ke-2 dari Dinas Kesehatan minggu lalu, telah ditetapkan sebanyak 14.370 vaksin,” jelas Rachmat.

Sementara itu, meski tidak menjelaskan secara rinci, Rachmat mengaku telah menyiapkan GTK yang khusus untuk menggantikan jika ada yang dianggap tidak memenuhi syarat sebagai penerima vaksin Covid-19.

”Termasuk cadangannya juga sudah kita (Dispendik Kabupaten Malang) siapkan, manakala ada GTK yang tidak memenuhi syarat akan segera diganti,” ulasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Rachmat menuturkan jika tahapan vaksinasi terhadap para GTK sudah dimulai sejak minggu lalu. ”Terhitung mulai akhir minggu lalu hingga minggu ini, secara bertahap mereka (para GTK) sudah dipanggil atau dijadwalkan oleh Dinas Kesehatan (Kabupaten Malang) untuk dilakukan vaksinasi,” tuturnya.

Sedangkan pelaksanaannya, para GTK dijadwalkan mendapatkan suntikan vaksin di fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di 33 kecamatan, yang telah ditunjuk oleh Dinkes Kabupaten Malang.

”(Pelaksanaan vaksinasi kepada GTK) dilaksanakan di 59 lokasi puskesmas atau rumah sakit yang tersebar di 33 kecamatan,” pungkasnya.

Topik
Berita MalangRachmat Hardijonodispendik kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru