Wali Kota Sutiaji Segera Simulasi Vaksinasi Massal Sistem Drive Thru, Jadi Pilot Project Kemenkes

Mar 03, 2021 18:49
Vaksinasi Covid-19 pelayan publik beberapa waktu lalu di Puskesmas Arjuno. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Vaksinasi Covid-19 pelayan publik beberapa waktu lalu di Puskesmas Arjuno. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pelayanan vaksinasi Covid-19 cepat dengan sistem Drive Thru (tanpa turun dari kendaraan) tengah dipersiapkan di Kota Malang. Pelaksanaan vaksinasi Drive Thru ini untuk menyusul penunjukan Kota Malang sebagai Pilot Project oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menggelar simulasi vaksinasi massal dengan sistem Drive Thru. Dengan penerapan sistem ini, pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan dengan cepat, kurang dari 5 menit.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemenkes berkaitan dengan pelaksanaan program pilot project vaksinasi Covid-19 di Kota Malang. Saat ini, rencana inovasi percepatan vaksinasi dengan sistem Drive Thru yang tengah dipersiapkan.

Sutiaji menyebut, pelayanan cepat itu sekaligus menjawab banyaknya permintaan dari berbagai elemen masyarakat. Seperti, dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), ojek online, hingga masyarakat umum."Dalam waktu dekat kita mau buat simulasi Drive Thru vaksinasi biar cepat, pakai mobil pun langsung bisa," ujarnya ditemui MalangTIMES di sela kegiatan , Rabu (3/3/2021).

Sutiaji menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi massal itu nantinya juga masih harus menunggu kuota dari jatah vaksin yang diberikan oleh pemerintah pusat.

"Kuotanya masih belum (untuk vaksinasi massal). Kuota kita sudah sesuai dengan yang saat ini, makannya kita akan lakukan inovasi percepatan, nanti di dropping (dosis vaksin Covid-19) duluan," jelasnya.

Proses dari sistem vaksinasi drive thru ini nantinya, dikatakan Sutiaji juga lebih mudah. Yakni, ditaksir hanya memakan waktu 5 menit saja. Sedangkan jika sistem vaksinasi pada umumnya memang dikatakannya lebih lama, mengingat perlunya Screening administrasi hingga kesehatan. "Kalau itu (Drive Thru, Red), sebetulnya totalitas itu ndak lebih dari 5 menit. Kita juga masih mencari untuk lokasinya nanti," terangnya.

Sementara ini, guna percepatan vaksinasi Covid-19, pihaknya telah menargetkan yang telah berjalan saat ini setiap harinya mampu mencapai 8 ribu orang. Hanya saja hal tersebut masih belum terpenuhi.

Sedangkan, jika vaksinasi massal itu nanti dilakukan, dalam satu gelaran bakal ditargetkan 10 ribu orang yang divaksin Covid-19. "Saat ini saja kita targetkan setiap hari 8.000 orang, tapi ini baru terpenuhi 6.000 sampai 6.500 an. Kita akan lakukan terus menerus untuk itu. Karena yang lama bukan vaksinnya, tapi proses mulai tesnya, dia harus cek darah dan yang lainnya," pungkasnya.

Topik
Wali Kota Malang SutiajiSutiajivaksinasi drive thruBerita MalangCovid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru