Korps Marinir Kini Bisa Lakukan Latihan Tempur di Wilayah Perhutani Malang

Mar 03, 2021 10:30
Kolonel (Mar) Suliono (kanan) saat menunjukkan perjanjian kerjasama dengan Perum Perhutani KPH Malang (foto: Korps Marinir for MalangTIMES)
Kolonel (Mar) Suliono (kanan) saat menunjukkan perjanjian kerjasama dengan Perum Perhutani KPH Malang (foto: Korps Marinir for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Korps Marinir kini dapat menggunakan kawasan hutan di wilayah kerja Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang sebagai sarana latihan tempur.

Kepastian penggunaan kawasan hutan di wilayah Perhutani KPH Malang itu karena Korps Marinir telah melakukan perjanjian kerjasama. Hal itu dilakukan di kantor Perum Perhutani KPH Malang Jalan Dr Cipto No 14A, Kota Malang, Selasa (2/3/2021) kemarin.

Komandan Korps Latihan Marinir (Dankolatmar) Kolonel (Mar) Suliono mengaku bahwa pihaknya telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan administratur Perum Perhutani KPH Malang Hengki Herwanto.

Hal itu sebagai tindak lanjut persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tanggal 10 Juni 2020 dan telah diresmikannya daerah latihan tempur oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono pada bulan Agustus 2020 silam.

Suliono menyebut, dengan adanya perjanjian kerjasama dalam proses administrasinya telah dilalui dari tingkat bawah sampai dengan tingkat pusat. Mulai survei, penyusunan perjanjian kerjasama sampai dengan dokumen lingkungan telah dilengkapi semua.

“Semua proses dokumen sudah lengkap, penandatanganan naskah perjanjian kerjasama ini sangat penting, agar tidak ada keraguan dasar hukum kawasan ini dijadikan sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Suliono juga mengaku bahwa pihaknya merasa lebih tenang dalam melakukan latihan tempur karena telah memiliki tempat.

“Kami merasa lebih mantap dalam menggunakan daerah latihan ini karena secara yuridis kami telah diberikan kewenangan untuk menggunakan kawasan hutan milik perhutani ini sebagai tempat latihan tempur dan pembaretan prajurit marinir. Atas nama Korps Marinir kami akan melindungi kelestariannya,” imbuhnya menegaskan.

Sementara itu, Hengki Herwanto menyampaikan, penggunaan kawasan hutan sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir tersebut berada di wilayah Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Sengguruh dan BKPH Sumber Manjing dengan luas 924,28 hektare (ha) di area di Pantai Kondang Iwak Dusun Sumber Pucung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

“Juga diharapkan dapat membantu kami dalam hal pengelolaan, perlindungan sumber daya hutan baik dari segi ekonomis, sosial serta pelestarian hutan akan lebih baik dan optimal,” kata Hengki.

 

Topik
korps marinirPerhutani Malangwilayah latihan tempurBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru