Viral Penembakan Gus Idris, Polisi Sebut untuk Kepentingan Konten Youtube

Mar 02, 2021 20:06
Gus Idris saat ditemui di Ponpes Thoriqul Jannah (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Gus Idris saat ditemui di Ponpes Thoriqul Jannah (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menegaskan bahwa video viral yang melibatkan ulama muda Idris Al Marbaway hanya untuk kepentingan konten YouTube.

Di tengah kesibukannya dalam menekan angka covid-19, Hendri Umar menyempatkan datang ke lokasi pondok pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah hanya untuk mengklarifikasi kebenarannya video yang telah di-Upload di akun YouTube Gus Idris Official.

Kapolres Malang kelahiran Solok, Sumatera Barat itu menyebut bahwa viralnya kasus penembakan yang melibatkan salah satu tokoh di Kecamatan Ngajum itu membuat pihaknya turun dan agar berita yang sampai di telinga dan mata masyarakat tidak simpang siur

“Kami tadi pagi sudah menurunkan tim dari anggota intelejen dan reskrim untuk mengklarifikasi merebaknya berita ini. Gus Idris sudah memberikan statemen tentang peristiwa yang terjadi tadi malam,” kata Hendri saat dijumpai media di Ponpes Thoriqul Jannah, Selasa (2/3/2021) sore.

Hendri mengakui bahwa viralnya video tersebut memang multitafsir, bahkan setelah dicek kebenaran di lapangan, Gus Idris yang awalnya diduga terkena tembakan dari orang tak dikenal ternyata tidak ada luka apapun, dan ditegaskan kembali bahwa kejadian itu adalah murni dari cerita berseries dari kepentingan YouTube.

Dari situ, Hendri menarik kesimpulan bahwa Gus Idris hanya mencari banyaknya penonton dari hasil video yang dibuat bersama timnya itu.

Disinggung mengenai apakah video yang membuat masyarakat heboh itu bisa dikenakan pasal UU ITE? Hendri masih akan memastikan lebih dulu mengingat hal ini sudah membuat masyarakat banyak mencari kebenarannya.

“Saya belum bisa memastikan ada proses hukum atau tidak, tapi saya tetap akan melakukan upaya klarifikasi bahwa subjek yang terlibat dari kejadian ini. Jadi Gus Idris akan kami klarifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Gus Idris sendiri mengakui bahwa dirinya tidak terkena apapun, karena video yang dibuat tersebut tidak ada unsur penembakan apapun.

“Alhamdulillah saya sehat wal afiat atas izin Allah. Tidak ada unsur penembakan. Karena di dalam akun resmi Gus Idris Official tidak ada unsur penembakan. Adapun yang menyampaikan ada penembakan itu merupakan orang yang tidak bertanggung jawab. Dan memiliki kepentingan yang lain. Kita doakan saja,” ungkap Gus Idris yang masih terlihat sangat sehat.

Dari kejadian itu, Gus Idris mengaku bahwa ada pesan moral dan edukasi di dalamnya. Bahkan, sejatinya yang mempercayai ilmu spiritual ilmu hitam tidak akan pernah menang melawan ilmu putih.

“Ini bisa jadi pelajaran dan hikmah bagi saya sendiri. Ambil positif dan baiknya. Mudah-mudahan kita dipertemukan kekal di surga,” pungkasnya. 

Topik
Berita Malanggus idrisHendri Umarpenembakan gus idris

Berita Lainnya

Berita

Terbaru