Pernikahan Manusia dan Jin, Pernah Ada?

Feb 28, 2021 08:53
Pernikahan spiritual Amanda Teague, wanita asal Irlandia yang dikabarkan menikah dengan hantu (boombastis)
Pernikahan spiritual Amanda Teague, wanita asal Irlandia yang dikabarkan menikah dengan hantu (boombastis)

MALANGTIMES - Manusia dan jin, sama-sama merupakan ciptaan Allah SWT. Ia juga sama-sama menikah dan juga berkembang biak. Manusia menikah dengan manusia, dan jin juga menikah dengan sesamanya. Lalu bagaimana jika ada manusia yang menikah dengan jin?. Bagaimana nasib anaknya?. Bagaimana juga pendapat para ulama dengan pernikahan dua mahluk berbeda ini?.

Ya, pernikahan manusia dengan manusia memang sesuatu yang wajar. Namun tentu, menjadi hal yang tak lazim jika manusia menikah dengan bangsa jin. Akan tetapi hal tersebut memang ada.

Ibnu Taimiyyah RA berkata dalam kitab Idhahu Ad-Dilalah, "Pernikahan antara manusia dan jin memang ada dan dapat menghasilkan anak. Peristiwa ini sering terjadi dan populer. Para ulama pun telah menyebutkannya. Namun kebanyakan para ulama tidak menyukai pernikahan dengan jin.".

Mengenai hal ini terdapat perbedaan pendapat dengan para ulama.  Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi ra  mengatakan: “Para ulama telah berselisih pendapat tentang perkara ini sebagaimana dalam kitab Hayatul Hayawan karya Ad-Dimyari.

Imam Malik RA, ketika seorang perempuan hamil ditanyai ayah anak yang dikandungnya dan kemudian menjawab, "suamiku dari jenis jin". Hal itu kemudian tentu membuka peluang perzinahan sebagaimana yang dikatakan Asy Syaikh Muqbil, "memungkinkan fenomena seperti ini membuka peluang terjadinya perzinaan dan kenistaan".

Kemudian, Syaikh Muhammad Amin Ash Syinqithy Rahimahullah "para ulama berbeda pendapat tentang kebolehan pernikahan anak ada Adam dan Jin. Sejumlah ulama melarangnya tapi sebagian lainnya membolehkannya".

Para ulama yang melarang hal ini, ada Imam Hasan Al Basri, Imam Qotadah, Hakan Bin Uyainah, Uqbah Al Asham dan Imam Jamaluddin Al Sajastani. Dari kalangan Hanafiyah  menganggap pernikahan manusia dengan jin adalah sebuah kekharoman, hal ini didasarkan pada firman Allah SWT :

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepada-nya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang,"(QS Ar Rum 21).

Mengenai hal ini, Syaikh Wali Zar bin Syahiz Ad Din Hafizahulla mengatakan, "Adapun masalah ini dari segi realitas, maka semuanya menyatakan kemungkinan terjadinya. Karena Nash yang ada tidak menyatakan  secara jelas dibolehkan atau dilarang. Maka kami condong kepada pelarangan secara syariat. Sebab membolehkannya akan menyebabkan beberapa hal yang membahayakan,".

Hal yang membahayakan itu antara lain terdapat tiga hal, pertama zina, dengan alasan berhubungan dengan jin. Kedua, kekhawatiran terhadap nasab anak dari keduanya, baik wujud dan yang lainnya. Dan ketiga, interaksi antara manusia dan jin membuat manusia dalam gangguan. Islam mengutamakan keselamatan manusia.

Lalu pernahkah terjadi pernikahan antara manusia dan jin?

Ash Suyuthi menjelaskan bahwa beberapa riwayat pada masa silam dan dimasa mereka pernah terjadi pernikahan antara manusia dan jin bahkan menghasilkan keturunan. Hal itu dibenarkan Syaikul Islam Ibnu Taimiyah dalam Kitab Majmu Al Fatawa ia berkata "kan pernah terjadi pernikahan antara manusia dan jin, bahkan terlahir keturunan. Dan ini banyak terjadi, satu hal yang ma'ruf,".

Pernikahan yang melibatkan dua alam yang berbeda pernah terjadi pada seorang wanita di Irlandia bernama Amanda Teague (45). Ia memiliki lima anak namun kerap dikecewakan oleh pasangannya sehingga memilih menikah dengan hantu. Ia mengaku telah menemukan belahan jiwanya bernama Jack. Menurutnya, Jack merupakan arwah bajak laut asal Haiti yang telah meninggal sejak tahun 1700.

Diakuinya, Jack telah mengisi kekosongan hatinya sejak tahun 2014. Meski tak nyata Manda merasakan kehadiran Jack. Dari komposdotcom, mereka menikah dengan bantuan perantara. Amanda dan keluarganya harus pergi ke perairan internasional. Hal ini agar pernikahan mereka dianggap legal. Dan untuk merepresentasikan Jack, dipakailah simbol bajak laut.

Rasulullah dalam hadits melarang. Dalam Al-Qur'an juga ditegaskan untuk anjuran menikah dari golongan masing-masing. "Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu," (QS An-Nahl 72).

Berikut tadi ulasan mengenai pernikahan manusia dengan jin. Terdapat banyak perbedaan pendapat di kalangan ulama, ada yang memperbolehkan dan ada yang tidak. Namun terlepas dari itu, diharapkan pembaca semua mengambil makna-makna positif yang itu tentunya kembali lagi untuk semakin meningkatkan keimanan kita semua kepada Allah SWT. Sekian dulu kisah ulasannya, dan jangan lupa nantikan kisah menarik lainnya hanya di MalangTIMES.com.

Topik
manusia menikah dengan jinibnu taimiyyahAllah SWT
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru