Kutorenon Dilanda Banjir Terparah, BPBD Lumajang Dirikan Dapur Umum

Feb 28, 2021 01:33
Ketinggian air menuju dusun Biting desa Kutorenon Kecamatan Sukodono (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Ketinggian air menuju dusun Biting desa Kutorenon Kecamatan Sukodono (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

LUMAJANGTIMES - Selain banjir akibat meluapnya Kali Asem yang menyebabkan genanangan di sejumlah tempat, Kali Bondoyudo juga menyebabkan genangan cukup parah disejumlah titik. 

Menurut salah seorang warga, di sekitar Situs Biting genangan air sejak pukul 21.00 ada yang mencapai satu meter.

Malam ini, minggu (28/2) jalur masuk kota Lumajang mendapat penjagaan dari aparat kepolisian dan TNI. Penjagaan ini dilakukan untuk meminta warga kembali ke arah kota, karena jalur di Seluk Besuki Kecamatan Sukodono Lumajang, genangan air mulai semakin tinggi.

"Ke utara sedikit sudah sampai lutut pak, jadi untuk kendaraan motor kita arahkan untuk kembali saja, karena semakin ke utara genangan airnya makin tinggi," kata salah seorang anggota TNI yang berjaga di Jalan Soekarno Hatta, rusa jalan yang menghubungkan kota Lumajang ke arah utara.

Sementara beberapa warga sudah mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman dengan membawa sebagian barang-barangnya.

Dedy Firmansyah anggota DPRD dari Partai Hanura yang juga warga desa Kutorenon menjelaskan, ketinggian air di beberapa titik bervariasi, namun jalan masuk menuju Kutorenon di pertigaan Wonorejo sudah tidak bisa dilalui sejak pukul 22.00.

"Kalau masu ke dusun Biting motor harus ditinggal dipinggir jalan besar mas, untuk masuk harus jalan kaki, karena ketinggian air sudah setinggi lutut. Makin masuk semakin permukaan airnya," kata Deddy Firmansyah.

Sementara BPBD Lumajang malam ini langsung mendirikn dapur umum yang ditempatkan di kantor Kecamatan Sukodono Lumajang.

"Kita malam ini menyiapkan 500 nasi bungkus, tapi jika diperlukan kita akan terus memasak agar warga terdampak bisa kita kirim makanan," kata petugas BPBD di dapur umum.

Topik
banjir lumajangSungai Bondoyudokutorenon lumajangBerita Lumajang hari Ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru