Untuk Stabilkan Harga Cabai, Diskopindag Kota Malang akan Pasok Cabai Kering dari India

Feb 26, 2021 20:26
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto saat ditemui awak media di Mini Block Office Kota Malang, Jumat (26/2/2021). (Foto: Dok. MalangTIMES) 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto saat ditemui awak media di Mini Block Office Kota Malang, Jumat (26/2/2021). (Foto: Dok. MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Harga cabai di pasaran Kota Malang sedang melambung tinggi di kisaran Rp 100 ribu per kilogram. Untuk menstabilkan harga cabai yang sedang melambung tinggi tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan memasok cabai kering dari India. 

"Adanya suplai atau gelontoran cabai kering dari India tersebut tujuannya untuk menstabilkan harga cabai itu," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto kepada awak media di Mini Block Office, Jumat (26/2/2021). 

Wahyu mengatakan bahwa pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat terkait pemasokan cabai kering dari India ke Kota Malang. 

Lanjut Wahyu bahwa skema yang bakal diterapkan pada saat ini, sudah pernah dilakukan oleh dirinya dua tahun yang lalu saat mengatasi harga cabai yang melambung tinggi mencapai Rp 150 ribu per kilogramnya. 

"Sebenarnya sama seperti dua tahun lalu (skema pasokan cabai kering, red). Tetap kita koordinasi dengan pusat dan kita upayakan hal tersebut," terangnya. 

Penyebab terjadi lonjakan harga cabai yang melambung tinggi, dikatakan Wahyu juga disebabkan oleh cuaca ekstrim yang melanda beberapa wilayah di Indonesia sebagai pemasok cabai. Cuaca ekstrim tersebut yang membuat para petani cabai akhirnya mengalami gagal panen. 

Diperkirakan, harga cabai di Kota Malang akan terus meningkat seiring cuaca ekstrim yang masih melanda sebagian besar wilayah pemasok cabai di Indonesia. 

Wahyu pun menyebut bahwa beberapa hari yang lalu harga cabai masih di kisaran Rp 60 ribu per kilogram. "Kemarin kan sempat Rp 60 ribu. Tapi sekarang itu stoknya lebih sedikit dan kemungkinan bakal cenderung (harga cabai, red) naik terus," ujarnya. 

Untuk penindakan dalam hal menstabilkan harga cabai di Kota Malang, Wahyu akan melakukan koordinasi dan komunikasi intens dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat yang berwenang menangani stabilisasi harga cabai. 

"Kalau naik terus, kami akan lakukan seperti dua tahun lalu (pasokan cabai kering, red). Kita akan segerakan ya, karena sepertinya beberapa daerah ada kenaikan juga," tandasnya. 

Sementara itu, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, salah satu pedagang di Pasar Klojen Sulis mengeluh dengan kenaikan harga cabai yang melambung tinggi. Dari penuturannya, untuk harga cabai rawit sampai menyentuh angka Rp 100 ribu per kilogram. 

Kenaikan mencapai Rp 100 ribu tersebut berdasarkan penuturan para pedagang dalam satu minggu terakhir. Pasalnya, untuk harga cabai rawit sebelumnya di kisaran Rp 60 ribu. Namun untuk harga cabai merah besar masih tetap di kisaran Rp 30 ribu.

Topik
Kepala Diskoperindag Kota Malang Wahyu SetiantoDiskoperindag Kota MalangHarga Cabaiharga cabai tinggi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru