Wacana Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Ini Kata Wali Kota Sutiaji

Feb 26, 2021 19:29
Proses belajar siswa SD secara daring yang difasilitasi salah satu kelurahan di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Proses belajar siswa SD secara daring yang difasilitasi salah satu kelurahan di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, sistem belajar mengajar siswa sekolah dilakukan secara daring. Bisa dikatakan, hampir kurang lebih 1 tahun, para siswa menjalani pembelajaran dari rumah.

Namun, baru-baru ini Pemerintah Pusat mulai kembali mencanangkan untuk segera diberlakukannya sekolah tatap muka. Rencananya, hal itu akan dimulai pada bulan Juli 2021 mendatang.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan jika apa yang telah menjadi kebijakan Pemerintah Pusat akan segera ditindaklanjuti. Hal ini berkaitan dengan kesiapan sekolah untuk mulai kembali pembelajaran tatap muka.

"Kita ada rambu-rambu (sekolah tatap muka) Juli, tapi itu nanti kita lihat. Maka dalam waktu dekat kami harus lakukan simulasi lagi," ujarnya, saat ditemui di Mini Block Office, Jumat (26/2/2021).

Pertimbangan pembukaan sekolah itu, kata Sutiaji, didasari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari tahap awal hingga mikro yang dinilai telah berjalan efektif.

Bahkan, hal itu juga berpengaruh pada menurunnya angka kasus Covid-19 di Indonesia. Diiringi pula dengan tingkat disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang juga meningkat.

"Karena ada penurunan ini mudah-mudahan turun beneran. Dengan PPKM Mikro ini, dan disiplin sudah mulai terjaga dengan baik, nanti akan ada rencana, dari pusat sudah mulai ada rambu-rambu (sekolah tatap muka). Maka persiapan, untuk menyiapkan Juli offline," imbuhnya.

Lebih jauh, dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal segera meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang untuk menyiapkan segala sesuatunya. Hal itu berkaitan untuk menggelar simulasi sekolah tatap muka, lengkap dengan sarana prasarana protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Seperti, penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun, dan membatasi kerumunan hingga sistem pembelajaran di dalam kelas agar menerapkan physical distancing.

"Karena itu, maka mau tidak mau kami harus menyiapkan. Sebentar lagi kepala dinas akan saya minta untuk simulasi. Tentu nanti tetap dengan protokol kesehatan," tandasnya.

Sebagai informasi, wacana sekolah tatap muka itu disampaikan Presiden Jokowi belakangan ini. Hal itu didasari, karena guru telah masuk tahapan vaksinasi Covid-19 yang bulan Juni 2021 mendatang ditargetkan selesai.

Sehingga, dengan guru yang memang menjadi salah salah prioritas penerima vaksin Covid-19 inilah, nantinya kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dapat kembali dilakukan di bulan Juli mendatang.

Topik
Sekolah Tatap MukaPresiden JokowiWali Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru