SBY Tanggapi Isu Kudeta PD, #KebakaranJenggot Trending, "Jangan Adu Domba Jokowi-Moeldoko"

Feb 25, 2021 09:07
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto: Instagram/@pdemokrat)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto: Instagram/@pdemokrat)

INDONESIATIMES -  Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah angkat bicara soal isu kudeta Partai Demokrat (PD). Namun, sayangnya tanggapan SBY ini justru membuat warganet geram.  

Mereka menyerukan tagar #KebakaranJenggot di Twitter hingga menjadi trending topic pada Kamis (25/2/2021) pagi. Warganet ramai-ramai memberikan kritik kepada presiden RI ke-6 itu.  

Bahkan ada yang menilai SBY telah mengadu domba Presiden Jokowi dengan Moeldoko, kepala Kantor Staf Presiden. 

@Chaterinee_08: “Jangan mengadu domba antara Presiden Jokowi dgn Pak Moeldoko, Pak SBY...  TUHAN GAK SUKA #KebakaranJenggot”.

Ada pula yang mengatakan SBY hanya numpang menjadi presiden dengan diusung oleh partai berlambang bintang tiga itu. Seperti yang dikatakan oleh akun @seruanhl. 

“Tegas!! Pendiri Demokrat menyatakan bahwa PD bukan milik SBY. SBY hanya numpang jadi Presiden di PD,” ujar akun tersebut. 

@carolin8810: "Kenapa sih selalu berprasangka buruk semua orang tahu kok partai itu bukan buat diperjualbelikan dan akhirnya ada yang #KebakaranJenggot".

@Hutan_Cantigi: "Emangnya PD itu semacam milik pribadi /keluarga ya Pak?  KLB itu sah dan halal kok pak.  Jangan sampai #KebakaranJenggot pula dengarnya".

@tjhinfar21: "Sebaiknya pak SBY istirahat dengan tenang, biar ahlinya yg selamatkan demokrat. Masa anaknya yg ketum tapi bapaknya yg keluar biacara Wajah menyeringai dengan mata tersenyum #KebakaranJenggot".

Seperti diketahui, SBY memberikan tanggapan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram resmi Partai Demokrat @pdemokrat. Dalam video itu, secara blak-blakan SBY menyebut nama Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang diduga terlibat upaya kudeta ini. 

SBY menilai Moeldoko telah merugikan nama baik dari Presiden Jokowi. "Secara pribadi, apa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi miliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu," ucap SBY.

"Partai Demokrat justru berpendapat apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sangat mengganggu, merugikan nama baik beliau (Jokowi)," imbuhnya.

Bahkan, SBY bersumpah akan melawan orang-orang yang mencoba merusak PD.   "Insya Allah, sepanjang hayat di kandung badan, saya akan tetap menjadi kader Partai Demokrat dan akan menjadi benteng dan Bhayangkara partai ini, menghadapi siapa pun yang akan mengganggu, merusak, merebut, dan menghancurkan partai kita," cetus SBY.   "Ini sumpah saya," ujar SBY menegaskan.

Topik
Peristiwa trendingisu kudeta demokratSBYSusilo Bambang YudhoyonoPresiden Jokowimoeldoko

Berita Lainnya

Berita

Terbaru