Dengar Klakson, Pria Ini Malah ke Tengah Rel Kereta Api, Tubuh Terseret 500 Meter

Feb 24, 2021 18:50
Polisi dan relawan saat mengumpulkan bagian tubuh korban tertabrak kereta api (foto: istimewa)
Polisi dan relawan saat mengumpulkan bagian tubuh korban tertabrak kereta api (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Seorang pria tanpa identitas tubuhnya hancur usai terlindas kereta api Penataran jurusan Surabaya-Blitar saat melintasia rel di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten-Malang, Rabu (24/2/2021).

Dugaan sementara, mister X yang diperkirakan berusia 50 tahun itu melakukan aksi nekat bunuh diri. Hal itu diperkuat keterangan Kapolsek Singosari, Kompol Octa Panjaitan yang menerima laporan dari masinis kereta bahwa korban sebelumnya telah berjalan di pinggir perlintasan kereta api.

Akan tetapi ketika diberikan sinyal adanya kereta akan melintas, korban justru pindah berjalan di tengah rel kereta api. “Masinis sudah mencoba mengklakson korban agar menghindar, tapi tidak diindahkan. Sebaliknya, ia justru pindah ke tengah perlintasan,” ungkap Octa Panjaitan.

Perwira Polisi dengan pangkat melati satu di pundaknya ini mengaku bahwa korban berjalan dari arah selatan, berlawanan dengan arah kereta api yang akan mengarah dari utara. “Jadi tampaknya ia sengaja menghadang kereta api,” terang dia.

Korban yang tertabrak kereta api itu kemudian terseret hingga sekitar 500 meter dari lokasi awal. Hal itulah yang membuat tubuh korban hancur. “Akibat kejadian itu, masinis terpaksa menghentikan perjalanan kereta api, lalu memindahkan tubuh korban ke pinggir perlintasan,” ungkap dia.

Akibat tidak ditemukan identitas pada korban, saat ini pihak Polsek Singosari akan menyelidiki status korban. Pasalnya ia mengaku minimnya saksi mata saat kejadian. “Jadi saksi-saksinya hanya masinis kereta api. Ciri-cirinya korban mengenakan baju berwarna biru bermotif dongker,” tutup Okta.

Topik
Berita Malangbunuh diriPT Kereta Api Indonesiakereta api penataran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru