Polresta Malang Kota Gelar Tes Urin Dadakan, Ini Hasilnya

Feb 24, 2021 17:57
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata (sebelah kiri) ketika menunjukkan urin yang bakal dites narkoba, Rabu (24/2/2021). (Foto: Istimewa)
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata (sebelah kiri) ketika menunjukkan urin yang bakal dites narkoba, Rabu (24/2/2021). (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Untuk mencegah terjadinya anggota kepolisian menyalahgunakan narkoba, Polresta Malang Kota bertindak cepat untuk melakukan tes urin dadakan kepada jajaran anggota kepolisian Polresta Malang Kota. 

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan bahwa gelaran tes urin dadakan ini sementara diberlakukan kepada anggota Polresta Malang Kota yang berpotensi bersentuhan dengan narkoba. 

"Tes urin dilakukan bagi anggota yang beroperasional dan dianggap memiliki potensi untuk bersentuhan langsung dengan narkoba. Seperti bagian Reskoba, Reskrim Polresta dan Polsek jajaran," ujarnya kepada awak media, Rabu (24/2/2021). 

Perwira yang akrab disapa Leo itu menuturkan bahwa untuk gelaran awal pelaksanaan tes urin dadakan ini setidaknya terdapat 100 anggota Polresta Malang Kota yang menjalani tes urin. 

"Tadi ada 100 anggota termasuk saya yang menjalani tes urin tersebut. Alhamdulillah, hasilnya semua negatif," terang perwira dengan tiga melati di pundaknya ini. 

Terlebih lagi, kegiatan tes urin dadakan ini merupakan tindaklanjut dari Surat Telegram Kapolri dengan nomor: ST/331/II/HUK.7.1/2021 yang mengatur tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba di jajaran kepolisian. 

Karena mengingat beberapa waktu lalu telah terjadi penyalahgunaan narkoba jenis sabu oleh anggota kepolisian dari jajaran Polrestabes Bandung yakni Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti. Yuni sendiri saat ini telah dimutasikan menjadi Pamen Yanma Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait penyalahgunaan narkoba. 

Sementara itu, merujuk pada kasus tersebut dan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di jajaran anggota kepolisian, pihaknya akan melakukan tes urin lanjutan secara mendadak dan acak. 

"Nanti akan kami lakukan secara acak, tidak kami beritahu kapan waktunya. Pokoknya (anggota, red) tiba-tiba kami panggil dan kami tes urin. Tujuannya itu agar anggota jangan sampai ada yang menggunakan barang itu (narkoba, red)," jelasnya. 

Mantan Wakalolrestabes Surabaya ini juga menegaskan jika dengan diberlakukan tes urin dadakan kepada jajaran anggota kepolisian Polresta Malang Kota didapati anggota yang positif menyalahgunakan narkoba, dirinya tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas. 

"Ancamannya sudah jelas, itu perintah dari Bapak Kapolri untuk langsung dipecat. Kami tidak akan memberikan toleransi bagi anggota yang menggunakan narkoba," tegasnya.

Topik
tes urin polres malangPolres Malang Kotates urin anggota polisi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru