Mulai Hari ini, ASN dan Petugas Pelayanan Publik di Kota Malang Jalani Vaksinasi Covid-19

Feb 24, 2021 14:45
Salah satu ASN Pemkot Malang saat jalani vaksinasi Covid-19, Rabu (24/2/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Salah satu ASN Pemkot Malang saat jalani vaksinasi Covid-19, Rabu (24/2/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Vaksinasi covid-19 tahap kedua di Kota Malang dimulai hari ini, Rabu (24/2/2021). Para petugas pelayanan publik, mulai dari ASN, Anggota DPRD Kota Malang, TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD dan lainnya telah dijadwalkan melakukan vaksinasi di 85 Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) di Kota Malang.

Salah satunya, vaksinasi yang dilakukan di Puskesmas Arjuno. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayan publik lainnya secara bergantian sejak pagi saling mengantre untuk divaksin Covid-19.

Kepala Puskesmas Arjuno, dr Ida Megawati mengungkapkan, untuk pihaknya mendapat jatah melakukan vaksinasi kepada 280 petugas pelayanan publik di Kota Malang. Hal itu, ditargetkan terselesaikan dalam kurun waktu tiga hari ke depan.

"Kami diploting untuk melakukan vaksin kepada 280 petugas pelayanan publik, mulai hari ini sampai Jumat," ujarnya.

Ida menjelaskan, khusus di wilayah Puskesmas Arjuno melayani petugas pelayanan publik di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang khususnya bagian Kesra, Humas, bagian Hukum, Perekonomian, hingga bagian umum.

"Sementara yang lain dialihkan ke unit layanan kesehatan lainnya," terangnya.

Prosesnya, dikatakan dia tidak jauh berbeda dari yang sebelumnya. Setiap calon penerima vaksin harus melalui skrining kesehatan terlebih dahulu, baru kemudian disuntik vaksin dan menjalani observasi pasca penyuntikan.

"Jika dari beberapa proses skrining itu bagus, sehat, dokter akan merekomendasikan untuk bisa lanjut vaksinasi," tandasnya.

Salah satu ASN Pemkot Malang, Tia Sukma Justisia yang ikut menjalani vaksin Covid-19 hari ini mengungkapkan, jika terasa biasa saja. Hanya saja, ia merasakan tubuhnya terasa lebih kepanasan.

"Ini vaksin pertama, biasa saja, nggak ngerasain apa-apa pas disuntik. Hanya sumuk (kepanasan), mungkin karena udara juga ya," ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi tahap ke 2 ini juga dilangsungkan kepada Anggota DPRD Kota Malang. Siang ini puluhan anggota dewan divaksin di lantai 2 gedung DPRD Kota Malang.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan proses vaksin dilakukan di kantor dewan lantaran untuk menghindari kerumunan. Sehingga, protokol kesehatan tetap berjalan saat jalannya vaksinasi.

"Kami lakukan di gedung dewan agar menghindari kerumunan, kami mempertimbangkan protokol kesehatan, agar tidak ramai," jelasnya.

Terkait jatah vaksin,  menurut Made semua anggota yang berjumlah 45 orang telah ditetapkan. Hanya saja ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti keterkaitan dengan batas usia yakni di 19 hingga 59 tahun.

Kemudian, tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid, tidak sedang hamil, dan dalam tiga bulan terakhir tidak terjangkit Covid-19.

"Sehat lahir batin, skrining kesehatannya ketat. Kalau hitungan awal yang memenuhi kriteria untuk divaksin hari ini ada 36 anggota," imbuhnya.

Lebih jauh, Made juga berpesan kepada masyarakat, jika nantinya telah dicanangkan vaksinasi untuk masyarakat umum agar dijalankan. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Karena masyarakat harus sehat, sehingga perekonomian juga tetap jalan," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang kembali menerima vaksin Covid-19 dari Provinsi Jawa Timur untuk tahapan ke dua ini pada Senin (22/2/2021) malam. Totalnya, yakni sebanyak 40.600 vial.

Jumlah tersebut, untuk diberikan kepada petugas pelayan publik. Diantaranya TNI/Polri, Guru, ASN, karyawan BUMN/BUMD dan yang lainnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19Kota MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru