Air Lindi Masuk Sungai, PJT I Rekomendasikan TPA Tlekung Segera Dibenahi!

Feb 24, 2021 14:04
Suasana TPA Tlekung (Foto Dok Malang Times: Mariano Gale)
Suasana TPA Tlekung (Foto Dok Malang Times: Mariano Gale)

BATUTIMES - Perum Jasa Tirta (PJT) I mengeluarkan surat rekomendasi untuk membenahi pengelolaan TPA Tlekung kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jatim dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Hal ini disebabkan karena adanya pencemaran air lindi di Sungai Sabrangan, Kecamatan Junrejo. Air lindi tersebut diketahui berasal dari TPA Tlekung.

Kejadian pencemaran itu telah dilaporkan oleh masyarakat Junrejo kepada pihak PJT I. Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan mengatakan, laporan masyarakat pada 5 Febuari 2021 itu menyebutkan bahwa air lindi dari TPA Tlekung mencemari Sungai Sabrangan di Kecamatan Junrejo.

"Dengan melihat badan air di bagian hilir titik longsor sampah juga menunjukkan kualitas air tidak memenuhi standar air kelas III sesuai Perda Provinsi Jatim No. 2 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian/Pencemaran Air di Provinsi Jawa Timur," ujarnya, Rabu (24/2/2021).

Lanjutnya, ia berharap dengan surat rekomendasi yang dikeluarkan itu, pihak Pemkot Batu serta dinas terkait dapat melakukan perbaikan dan pengelolaan di TPA Tlekung.

"Dari hasil laboratorium, contoh air limbah yang diambil di sekitaran longsoran sampah dari TPA Tlekung dan outlet limbah cair dari TPA tersebut, kualitas airnya jauh dibawah standart dan itu berbahaya," ujarnya.

Diketahui pihak Pemkot Batu bersama DLH Kota Batu telah meninjau ke TPA Tlekung saat memperingati Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) pada Minggu (21/2/2021) kemarin.

Terkait hal itu, Kepala DLH Kota Batu, Aris Setiawan telah melakukan penanganan awal dengan memperbaiki tanggul yang ambrol. Perbaikan itu telah dilakukan sejak tiga hari lalu, yakni dengan cara menormalisasi.

"Jadi mengalirkan titik kebocoran ke kolam instalasinya. Ya semoga saja penanganan awal ini berjalan lancar. Untuk membangun kontruksi itu butuh perencanaan. Anggaran yang kami ajukan untuk nanti kita infokan," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap dengan perluasan lahan di TPA Tlekung sengaja dilakukan. Karena volume sampah yang sudah tak terbendung lagi. Dewanti menargetkan agar sebisa mungkin menurunkan volume sampah, minim 25 persen.

"Hujan deras sehingga debit air meninggi menyebabkan tanggulnya ambrol. Ke depan harus dua evaluasi apakah sampahnya terlalu banyak, dan juga dalam saluran air pipa perlu diperbaiki," ujarnya.

Topik
Air LindiDLHTPA TlekungBerita JatimDLH Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru