Monohero Luncurkan Music Video Udara, Tunjukkan Keseimbangan Oksigen dan Karbon Dioksida

Feb 22, 2021 21:03
Proses screening video klip Monohero bertajuk Udara yang bertempat di Cafe Twinvaults. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Proses screening video klip Monohero bertajuk Udara yang bertempat di Cafe Twinvaults. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Trio Audiovisual asal Malang yakni Monohero kembali sajikan karya terbaru sebuah MV (music video) bertajuk Udara. MV bertajuk Udara tersebut sengaja diluncurkan pada Bulan Februari untuk merayakan satu tahun album Monohero bertajuk Awake yang telah dirilis sejak 2020 lalu. 

Salah satu personel Monohero yakni Wafy mengatakan bahwa MV bertajuk Udara disutradarai oleh dirinya dan Alfian. Segala bentuk komposer musik dari Monohero merupakan tanggungjawab dari Wafy dan segala macam visual yang dihadirkan oleh Monohero merupakan tanggungjawab dari Alfian. Sedangkan Arie Omen selaku vokalis diamanahkan sebagai pemeran utama dalam MV bertajuk Udara. 

"Konsepnya sendiri mengambil pemaknaan lagu Udara sih. Aku membayangkan gimana dua hal yang kesananya berlawanan, ternyata saling punya peran dalam hidup manusia. Dalam video ini, simbolisasinya oksigen dan karbon dioksida," ujarnya kepada MalangTIMES usai melakukan Screening music video bertajuk Udara. 

Lanjut Wafy bahwa antaran Oksigen dan Karbon Dioksida jika tidak manusia tidak menggunakan salah satunya, maka tidak akan bisa hidup dan mengganggu keseimbangan kehidupan. "Aku rasa hal seperti itu berlaku pada banyak hal di dunia," katanya. 

Arie Omen selaku peramu lirik-lirik dari MV bertajuk Udara mengatakan bahwa dirinya memilih Bahasa Jawa sebagai liriknya agar mempermudah. 

"Kalau untuk liriknya sebenarnya kita awalnya sudah mencoba dengan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan akhirnya terakhir menggunakan Bahasa Jawa kok cocok, akhirnya ya udah pakai Bahasa Jawa untuk liriknya," jelasnya. 



Lirik berbahasa Jawa sendiri sebelumnya juga telah ditulia oleh Arie Omek di lagu Lonely dan Tulak Bala yang ada pada trek lagu album Monohero bertajuk Awake. 

Alfian yang merupakan penanggungjawab dari segala macam visual di Monohero mengatakan bahwa proses pembuatan MV bertajuk Udara memakan waktu selama satu hari. "Ya kenapa kok cepat ? Kita juga untuk menekan budget produksi. Terlebih lagi juga banyak teman-teman kita yang berkontribusi dalam pembuatan MV Udara ini," terangnya. 

Ternyata selain trio audiovisual Monohero tersebut, terdapat beberapa kawan dari Monohero yang turut serta dalam proses pembuatan MV bertajuk Udara ini. Terdapat nama Imarotul Izzah alias Jagat Fantasi yang didapuk sebagai pengarang naskah di MV bertajuk Udara ini. 

Selain itu juga ada Arie Puji sebagai produser dan Momu sebagai Director of Photography. Alfian mewakili Monohero juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan MV bertajuk Udara ini. 

"Kita membuat MV ini secara kolektif. Kita mengucapkan terima kasih kepada Kamera Malang, Ayam Ingkung Bu Sutini, DNPRO, EatEatEat, Hundred Smoke, Kampung Sinau, Mamam Ricebox, Milik dan Peyek Ibuk," ujarnya. 

MV bertajuk Udara sudah dapat dilihat secara bebas melalui platform YouTube di Channel Monohero sejak tanggal 21 Februari 2021.

Topik
Berita Malang berita musik malang Monohero Videoklip Monohero

Berita Lainnya

Berita

Terbaru