Jalan Retak di Wisata Kuliner Payung Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Feb 22, 2021 20:07
Proses perbaikan jalan Brigjen Moh Manan, Songgokerto, Kota Batu (Foto istimewa: BPBD Batu)
Proses perbaikan jalan Brigjen Moh Manan, Songgokerto, Kota Batu (Foto istimewa: BPBD Batu)

BATUTIMES - Jalan retak di kawasan Wisata Kuliner Payung, Kota Batu sedang diperbaiki, Senin (22/2/2021). Sedang dilakukan perbaikan jalan dan pemasangan Box Culvert untuk perbaikan saluran drainase. 

Dengan perbaikan jalan dan pemasangan  Box Culvert di Jalan Brigjen Moh Manan, Songgokerto, Kota Batu ini, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup. 

"Kami mengimbau kepada pengendara yang hendak melintas ke arah Jalan Brigjen Moh Manan, Songgokerto, Kota Batu untuk lebih berhati-hati. Dikarenakan saat ini dilaksanakan aktivitas pemasangan box culvert di kawasan Payung 1," kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Batu, Ipda M Huda Rohman, kepada BatuTIMES.

Dia menjelaskan, penerapan sistem arus lalu lintas buka tutup ini dikarenakan sedang dilakukan perbaikan saluran drainase. kegiatan merupakan bagian dari rehabilitasi lokasi bencana retakan tanah di kawasan tersebut. "DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur hari ini memasang box culvert di sepanjang jalan Payung Satu Songgoriti," ujarnya.

Selain itu, pihaknya beserta Dinas Perhubungan melakukan pembatasan kendaraan. Yakni, kendaraan muatan berat atau jumlah berat bruto (JBB) 14 ton dari arah Malang atau sebaliknya dilarang melewati jalan raya Payung Songgoriti. "Jadi penerapan sistem buka tutup ini, menutup satu jalur jalan sehingga kendaraan dari arah yang berlawanan harus bergantian," ujarnya.

Terkait perbaikan jangka pendek di area jalan payung 1, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochiim mengatakan, melakukan normalisasi dan memperlebar saluran drainase. Kemudian, akan dipasang box culvert.

"Nanti bagian tepi jalan yang masih berupa tanah akan ditutup, agar air tidak mudah meresap ke dalam tanah," ujarnya.

Pemberitaan sebelumnya, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana/BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto mengatakan, ruas jalan Jalan Brigjen Moh Manan yang mengalami keretakan dan tanah ambles ini sangat berbahaya dan mengalami kondisi sakit.

Maka dari itu pihaknya berserta stakeholder terkait melakukan tindakan cepat dan mengambil langkah-langkah upaya pencegahan potensi terjadinya longsor di kemudian hari. Yakni dilakukannya pembatasan kendaraan  hingga rekayasa lalu lintas.

"Kesimpulan rapat koordinasi yang didapat, akan dilakukan pembatasan kendaraan  hingga rekayasa lalu lintas atau menggunakan jalan alternatif lainnya. Tujuannya untuk meminimalisir keretakan jalan dan amblesnya tanah," ujarnya.
 

 

Topik
Berita Batuwisata kuliner Payungjalan retak

Berita Lainnya

Berita

Terbaru