Pasar Besar Kota Malang Bakal Dipoles ala Eropa, Siapkan Dana Rp 125 Miliar

Feb 22, 2021 19:25
Pasar Besar  Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Pasar Besar Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Seperti apa model bangunan baru Pasar Besar Kota Malang setelah terbakar empat tahun silam? Rencananya, bangunan yang sudah mangkrak 4 tahun ini, akan disulap lebih artistik dengan model bangunan ala Eropa.

"Konsepnya seperti model bangunan Eropa. Ya mungkin kayak ala bangunan Belanda modelnya," ujar Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Kota Malang, Prof Mohammad Bisri, usai pemaparan pra-desain bangunan Pasar Besar Kota Malang di Balai Kota Malang, Senin (22/2/2021).

Dikatakannya, tak hanya berbasis konsep bangunan modern saja, nantinya Pasar Besar Kota Malang juga akan ramah lingkungan. Artinya, akan lebih sehat dan segar dengan berbagai ornamen-ornamen tanaman di area pasar.

"Kemudian tadi juga disarankan pak wali (Wali Kota Malang Sutiaji, Red) parkirnya di area dalam gedung, sehingga lebih tertib. Dan berbasis lingkungan, ada tanaman-tanaman yang segar," imbuh mantan rektor Universitas Brawijaya ini.

Nantinya, Pasar Besar Kota Malang direncanakan akan dibangun sekitar 4 lantai. Namun, masih menunggu kapasitas jumlah pasti pedagang di kawasan tersebut. Serta, juga harus bisa memenuhi konsep millenial atau berbasis online. "Mungkin 4 lantai, nanti melihat jumlah pedagangnya dulu. Harus mengikuti pasar rakyat modern tapi juga bisa online. Kalau transaksi itu bisa dengan online," tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Wahyu Setianto mengungkapkan pembangunan pasar ditaksir menelan dana Rp 125 Miliar dari APBD Kota Malang. Rencananya kegiatan tersebut akan segera disosialisasikan kepada para pedagang.

Hal tersebut juga berkaitan dengan jumlah pedagang yang akan menempati hingga penyesuaian tempat. Sehingga ketika semua telah disepakati, maka akan diproses lelang Detail Engineering Detail (DED).

"Tugas kami segera akan dikumpulkan perwakilan pedagang sekalian nanti saya akan coba memperbarui data. Sementara ini jumlah pedagang sekitar 2.700, lalu lapak-lapak sekitar 4000 lebih. Diskopindag juga segera akan menyesuaikan DED untuk proses lelang Pasar Besar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, pihaknya juga akan terus menjalin komunikasi dengan pihak manajemen PT Matahari Departement Store. Mengingat, nantinya pihak yang bersangkutan juga akan menempati area pasar.

"Kesepakatan dengan pihak matahari itu juga penting. Kami juga mengomunikasikan itu, misal terkait akan menempati area mana. Karena mereka masih terikat PKS sampai 2034. Sehingga di kemudian hari tidak ada masalah, sama-sama nyaman," pungkasnya.

Topik
Pasar Besar Kota Malang Prof Bisri Berita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru