Selama PPKM Mikro, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Meningkat 172 Kasus

Feb 22, 2021 18:42
Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang periode 21 Februari 2021. (Foto: Istimewa)
Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang periode 21 Februari 2021. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 3 tahun 2021, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro bakal berakhir pada hari ini (Senin 22/2/2021).

Selama kurun waktu sekitar 2 minggu setelah menerapkan PPKM berskala mikro, jumlah kasus covid-19 di Kabupaten Malang meningkat hingga ratusan kasus.

Terbaru, dijelaskan Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Aniswaty Aziz, pada akhir pekan kemarin (Minggu 21/2/2021) telah terjadi penambahan 13 kasus positif covid-19 di Kabupaten Malang. ”Berdasarkan data terbaru yang kami terima dari Dinkes (Dinas Kesehatan Kabupaten Malang), hingga kemarin jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Malang ada 2.252 kasus,” ungkapnya.

Aniswaty menyebutkan, jika dibandingkan dengan data sebelum PPKM mikro diterapkan, kasus positif covid-19 di Kabupaten Malang meningkat hingga ratusan. Sebab, sebelum diberlakukannya PPKM mikro, tepatnya pada 8 Februari 2021 jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Malang hanya 2.080 kasus.

”Dalam kurun waktu sekitar 2 minggu terakhir ini, jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Malang mengalami peningkatan sebanyak 172 kasus,” imbuhnya.

Namun demikian, Aniswaty menyebut jika peningkatan 172 kasus tersebut masih dimungkinkan bakal mengalami penambahan. Sebab, data yang disebutkan tersebut terhitung sejak awal PPKM mikro pada 9 Februari 2021. Sedangkan PPKM mikro sesuai Imendagri Nomor 3 Tahun 2021 bakal berakhir pada 22 Februari 2021 atau hari ini. ”Sampai dengan kemarin ada 2.078 pasien positif covid-19 di Kabupaten Malang yang dinyatakan sembuh,” terangnya.

Bergeser ke jumlah pasien di Kabupaten Malang yang meninggal akibat terpapar virus yang diduga berasal dari Wuhan, China ini, pada Minggu (21/2/2021) telah bertambah sebanyak 1 orang jiwa. ”Dengan bertambahnya 1 orang tersebut, total pasien yang meninggal di Kabupaten Malang ada 133 kasus,” jelasnya.

Sedangkan sampai dengan kemarin, lanjut Aniswaty, masih ada sekitar 41 orang terpapar positif covid-19 yang masih menjalani tahapan penyembuhan. ”Dari 41 orang tersebut, 25 pasien di antaranya dirawat di rumah sakit. Sedangkan 16 orang sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah,” pungkasnya.

Sekedar informasi, sampai dengan akhir pekan kemarin, Kabupaten Malang masih bertahan di zona oranye. Yakni wilayah dengan risiko kenaikan kasus Covid-19 skala sedang.

 

Topik
covid 19 kabupaten malangDinas Kesehatan Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru