BPBD Kota Malang: Angin Kencang dan Hujan Lebat Penyebab 11 Pohon Tumbang

Feb 21, 2021 18:41
Evakuasi pohon rawan tumbang di kawasan Jalan Tenes samping Mall Olympic Garden, Rabu (17/2/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Evakuasi pohon rawan tumbang di kawasan Jalan Tenes samping Mall Olympic Garden, Rabu (17/2/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

MALANGTIMES - BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Malang menyebutkan bahwa terjadinya bencana pohon tumbang di beberapa tempat yang ada di Kota Malang disebabkan oleh angin kencang dan hujan lebat. 

"Satu bulan terakhir ada 11 laporan pohon tumbang. Titiknya ada di Taman Slamet, MOG, Kedawung dan Kalpataru. Selain karena angin kencang, pohonnya sudah rapuh. Faktornya karena hujan dipicu angin kencang, jadi seperti itu (tumbang, red)," jelas Kepala BPBD Kota Malang Alie Mulyanto saat dihubungi pewarta, Minggu (21/2/2021). 

Dalam catatan BPBD Kota Malang di Bulan Februari ini sementara dari 11 periatiwa pohon tumbang yang terjadi di Kota Malang, peristiwa yang paling parah yakni kejadian pohon tumbang di Jalan Tenes tepatnya di samping MOG (Mall Olympic Garden) menimpa tujuh sepeda motor yang sedang terparkir. 

Alie mengatakan bahwa untuk mencegah terjadinya pohon tumbang di wilayah Kota Malang pihaknya akan terus melakukan koordinasi yang intens dengan jajaran DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Malang dan DPUPRPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) Kota Malang. 

"Antisipasinya kita berkoordinasi dengan DLH dan DPUPRPKP mengevaluasi untuk pengurangan risiko bencana berkaitan pohon tumbang yang sekiranya berbahaya," ujarnya. 

Lanjut Alie bahwa pihaknya juga telah mencatat titik-titik rawan pohon tumbang yang terdapat di beberapa wilayah di Kota Malang. "Rawan pohon tumbang di Jalan Mayjen Sungkono Kedungkandang, di seputaran Jalan Kedawung, kemudian Taman Slamet, daerah Jalan Semeru juga rawan," terangnya. 

Setiap kali kejadian peristiwa bencana pohon tumbang, Alie menuturkan bahwa BPBD Kota Malang selalu turut serta bersama jajaran DLH Kota Malang melakukan evakuasi dengan mendatangi lokasi pohon tumbang tersebut. 

"Yang kita lakukan adalah begitu ada laporan, kita langsung menuju lokasi. Di sana kita mengevakuasi pohon tumbang yang dimaksud," katanya. 

Disinggung mengenai angin kencang yang juga kerap kali menjadi pemicu peristiwa bencana pohon tumbang, Alie menyebut bahwa untuk saat ini angin di Kota Malang masih terbilang landai. 

"Angin di Kota Malang saat ini masih landai. Normalnya di Kota Malang ini 8 sampai 19 kilometer per jam," terangnya. 

Sementara itu, mengingat peringatan cuaca ekstrem dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika), BPBD Kota Malang terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di antaranya BPBD Kabupaten Malang dan BPBD Kota Batu.

Topik
Pohon Tumbang DLH Kota Malang Angin Kecang BPBD Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru