Sulitnya Rawat Ratusan Pasien ODGJ yang Terpapar Covid-19 di RSJ Lawang

Feb 19, 2021 20:11
Ilustrasi (Republika.co.id)
Ilustrasi (Republika.co.id)

MALANGTIMES - Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Dr Gunawan, menyebutkan jika secara umum penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang terpapar Covid-19, sama seperti pasien Covid-19 pada umumnya.

Hanya saja, Gunawan tidak memungkiri jika perlakuannya sedikit berbeda. Lantaran perawatan terhadap pasien Covid-19 tersebut memang sedang mengalami gangguan jiwa.

”Ya sama standar penanganannya dengan perawatan Covid-19 di rumah sakit pada umumya, ya di ruang isolasi, kemudian terapinya ya terapi yang untuk pasien Covid-19. Hanya bedanya ODGJ, itu saja,” katanya.

Selama menjalani isolasi, para ODGJ yang terpapar Covid-19 juga tidak diperkenankan untuk meninggalkan ruang isolasi. 

”Mereka (ODGJ) yang terpapar tidak bisa keluar dari ruang isolasi Covid-19 sampai mereka menjalani masa perawatan. Bedanya itu pengelolaannya lebih ekstra, karena mereka tidak dalam kondisi yang sadar (mengalami gangguan jiwa),” ulasnya.

Kebanyakan dari ODGJ yang terpapar Covid-19, dijelaskan Gunawan, menolak saat diberi perawatan. Hal inilah yang membutuhkan penanganan ekstra selama para ODGJ menjalani perawatan lantaran terpapar Covid-19.

”Pernah gini, ‘buk ini infusnya jangan dilepas, ini obatnya diminum ya’, tapi karena pasien jiwa mereka biasanya malah marah. Jadi tantangannya di situ, karena dia dalam kondisi gangguan jiwa sehingga nalarnya itukan terbatas. Bahkan beberapa ada yang (ODGJ) kehilangan nalar untuk sementara,” jelasnya.

Lantaran alasan inilah, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang harus mensiagakan puluhan perawat dan dokter yang khusus untuk memangani pasien ODGJ yang terpapar Covid-19.

”Jumlah bed (tempat tidur isolasi) khusus untuk (ODGJ) Covid-19 ada sekitar 94 bed. Dokternya ada 12 dan perawatnya ada 64 orang,” ungkapnya.

Seperti yang sudah diberitakan, hingga awal pandemi Covid-19 kurang lebih ada 2.398 pasien ODGJ yang pernah ditangani RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Dari jumlah tersebut, ada 14,55 persen atau sekitar 335 ODGJ diantaranya yang dinyatakan terpapar Covid-19.

”Beberapa ODGJ yang kita tangani kan hanya kasus ringan dan sedang, belum ada yang harus dirawat pakai ventilator. Sampai saat ini kondisinya sudah baik semua. Alhamdulillah tidak ada yang meninggal dunia (karena Covid-19),” pungkasnya.

 

Topik
orang dengan gangguan jiwaodgj terpapar covid 19RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawangjumlah odgj kabupaten malangBerita Covid 19 Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru