Malam Ditinggal Istri, Pagi Seorang Pria Warga Batu Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Feb 19, 2021 18:39
Petugas kesehatan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah ke mobil ambulans, Jumat (19/2/2021). (Foto: Istimewa) 
Petugas kesehatan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah ke mobil ambulans, Jumat (19/2/2021). (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Penemuan mayat kembali menggegerkan warga Kota Malang. Kali ini terjadi pada seseorang bernama Nurhadi (50), warga Kota Batu. Dia ditemukan meninggal terlentang di salah satu kamar Hotel Malinda, Kota Malang, Jumat (19/2/2021). 

 Nurhadi  sebelumnya pada Kamis (18/2/2021) diketahui bersama seorang perempuan bernama Lilik Suprapti (41), warga Kepanjen. Lilik tak lain merupakan istri siri  korban. Keduanya menginap di salah satu kamar Hotel Malinda. 

Kapolsek Klojen Kompol Akhmad Fani yang turun dan memantau langsung proses evakuasi terhadap mayat Nurhadi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) dan keterangan beberapa saksi, korban pada Kamis malam ditinggal pergi oleh istri sirinya. 

“Pukul 18.30 WIB saksi Gabriel Lambur melihat istri siri korban keluar dari kamar dan tidak kembali. Hingga Jumat (19/2/2021) sekitar pukul 09.00 WIB saksi disuruh oleh manajemen melihat kondisi kamar korban,” bebernya.

 Saksi melihat pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka dan melihat kondisi Nurhadi sudah dalam keadaan terlentang di lantai kamar dengan posisi kepala berada di sebelah selatan dan kaki di utara.

Mengetahui korban yang terlentang dengan kondisi sudah tidak bernapas lagi, saksi  langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak manajemen Hotel Malinda. "Pihak hotel selanjutnya menghubungi petugas kepolisian untuk melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban," terang Fani. 

 Fani menjelaskan bahwa korban bersama istri sirinya bertempat tinggal secara sistem kos di salah satu kamar di Hotel Malinda sejak September 2020. Nurhadi juga diketahui sejak empat bulan  lalu telah menderita gejala sakit lambung dan paru-paru. 

"Dan sudah sekitar satu bulan yang lalu, korban juga sudah tidak pernah keluar dari dalam kamar kos. Selama korban mengalami sakit, yang merawat adalah istri sirinya di kamar," ungkapnya.

Perwira dengan satu melati di pundaknya ini juga mengatakan,  Kamis (18/2/2021) sekitar pukul 18.00 WIB, saksi atas nama Gabriel Lambur diminta tolong oleh korban untuk membelikan makanan buat  istri sirinya. "Saat saksi Gabriel Lambur berada di kamar, melihat kondisi korban masih terbaring di tempat tidur. Sedangkan istri siri korban sedang mengemasi barang-barang," katanya. 

Namun, istri siri korban yang sedang sibuk mengemasi barang-barang ternyata tidak ingin makan. Akhirnya Gabriel Lambur keluar dari kamar dan melihat istri siri korban sekitar pukul 18.30 WIB keluar dari Hotel Malinda. Selanjutnya pagi hari Nurhadi ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar. 

Korban dievakuasi oleh petugas kesehatan bersama tim Inafis Polresta Malang Kota ke kamar mayat RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang untuk menjalani visum et repertum.  "Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Inafis Polresta Malang Kota dan pemeriksaan awal di RSSA Malang, di jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan," pungkas Fani.

Topik
Penemuan MayatPolsek Klojen

Berita Lainnya

Berita

Terbaru