Pemprov Jatim Ungkap Malang Urutan Pertama Siaga Banjir, BPBD Kota Malang Beri Warning

Feb 19, 2021 18:27
Kepala BPBD Kota Malang Alie Mukyanto saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kepala BPBD Kota Malang Alie Mukyanto saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui akun Twitter resminya pada Jumat (19/2/2021) mengungkapkan 31 daerah di Jawa Timur memiliki potensi hujan lebat yang dapat mengakibatkan banjir. Dari 31 daerah tersebut, Malang ditempatkan pada urutan pertama dengan masuk kategori siaga. 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyebut hujan lebat akan terjadi mulai  Jumat (19/2/2021) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (20/2/2021)  pukul 07.00 WIB. 

Menanggapi peringatan itu, Kepala BPBD  (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Malang Alie Mulyanto mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan warning kepada masyarakat, khususnya di Kota Malang. 

"Kami memberikan warning kepada masyarakat berkaitan dengan potensi yang ada. Walaupun secara kontur tanah di Malang dalam kondisi tidak biasa, tetap kita harus waspada," ungkapnya, Jumat (19/2/2021). 

Selain memberikan warning kepada masyarakat atas potensi hujan lebat yang dapat berakibat banjir, BPBD Kota Malang juga akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu.  "Makanya kami selalu berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Malang dan BPBD Kota Batu, saling memberikan informasi," katanya. 

Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh jajaran BPBD Kota Malang saat ini adalah mempersiapkan SDM (sumber daya manusia) dan peralatan yang ada untuk tindakan antisipasi.  "Untuk melakukan antisipasi, kami juga mempersiapkan logistik, pompa portabel, dan senso (mesin potong)," tambahnya. 

Selain itu, BPBD  telah memetakan 18 titik wilayah di Kota Malang yang dikhawatirkan berpotensi terjadi bencana banjir ketika hujan lebat datang seperti beberapa waktu lalu.  "Ke-18 titik banjir sudah kami petakan. Seperti daerah Ir Rais, Soekarno-Hatta, Borobudur, S Parman dan Sawojajar. Itu titik-titik yang menjadi perhatian kami bersama tim dari kota," ungkapnya. 

Alie menambahkan bahwa 18 titik rawan banjir dan beberapa titik rawan longsor akan menjadi perhatian khusus di setiap pergerakannya oleh BPBD Kota Malang ketika hujan turun dengan lebat. 

Sebagai informasi, selain Malang, terdapat 30 wilayah lagi di Jatim yang berpotensi rawan terjadi banjir ketika hujan lebat. Di antaranya Pasuruan (siaga), Probolinggo (siaga), Lumajang (siaga), Kota Probolinggo (siaga), Jember (siaga), Kota Pasuruan (siaga), Banyuwangi (waspada), Situbondo (waspada), Bondowoso (waspada), Jember (waspada), Sidoarjo (waspada), Mojokerto (waspada), Gresik (waspada) dan Kota Surabaya (waspada). 

Selanjutnya, Lamongan (waspada), Ngawi (waspada), Bojonegoro (waspada), Jombang (waspada), Nganjuk (waspada), Kediri (waspada), Kota Kediri (waspada), Blitar (waspada), Kota Blitar (waspada), Tulungagung (waspada), Ponorogo (waspada), Trenggalek (waspada), Pacitan (waspada), Magetan (waspada), Madiun (waspada) dan Kota Madiun (waspada).

Topik
BanjirKota Malang Siaga banjirBPBD Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru