3 Guru Besar Baru dari 3 Fakultas di UIN Malang Dikukuhkan

Feb 17, 2021 14:00
Prof Abdul Haris (dua dari kanan) usai mengkukuhkan tiga Guru Besar baru (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Prof Abdul Haris (dua dari kanan) usai mengkukuhkan tiga Guru Besar baru (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang mengukuhkan 3 Guru Besar baru. 

Ketiga Guru Besar tersebut, yakni Prof Dr H Roibin M HI, merupakan Guru Besar Ilmu Dirasah Islamiyyah (kajian Islam) di Fakultas Syariah, Prof Dr Roihatul Muti'ah SF Apt M.Farm, merupakan Guru Besar bidang ilmu Biologi Farmasi di Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran dan Prof Dr Nur Asnawi MAg, merupakan Guru Besar bidang ilmu Ekonomi Islam di Fakultas Ekonomi.

Melalui tiga Surat Keputusan (SK) Nomor 4605/MPK/KP/2021, 4630/MPK/KP/2021, 4612/MPK/KP/2021 yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim tertanggal 18 Januari 2021, tentang kenaikan jabatan akademik dosen/fungsional, ketiga dosen tersebut secara resmi menyandang gelar Guru Besar.

Rektor UIN MALIKI Malang Prof Abdul Haris mengungkapkan rasa bahagianya. Dirinya menyatakan, hari Rabu (17/2/2021) merupakan hari yang membahagiakan, pengukuhan ini semakin menambah banyak jumlah Guru Besar UIN Malang yang saat ini menjadi 26 Guru Besar.

"Tiga orang ini merupakan orang yang expert pada bidangnya masing-masing. Dan ini menjadi kebanggaan dari UIN Maulana Malik Ibrahim," ungkapnya ditemui usai pengukuhan.

Selain itu, pihaknya juga berharap, agar para dosen lainnya turut semangat dalam mencapai gelar seorang Guru Besar. Pihaknya juga terus memberikan wawasan, jika lembaga tempat mereka bekerja, tentunya sangat membutuhkan peningkatan SDM seorang dosen yang tentu bisa mencapai seorang Guru Besar.

"Saya sampaikan, semua itu ada potensi, karena ada standarnya. Selain itu saya juga seringkali menghubungi langsung secara personal. Kadang saya japri dan secara formal melalui surat saya imbau agar mereka meningkatkan kapasitas mereka dengan menjadi seorang guru besar," jelasnya.

Sementara itu, ucapan selamat juga mengalir dari berbagai instansi, seperti Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Prof Dr H Nizar MAg. Melalui video ucapan, ia mengungkapkan apresiasi dan memberikan selamat terhadap para Guru Besar yang dikukuhkan.

Dalam kesempatan itu, melalui sebuah video ucapan selamat kepada para Guru Besar, pihaknya menegaskan, jika raihan Guru Besar bukanlah akhir. 

"Justru ini menjadi awal untuk mulai berjuang, mengembangkan ilmu, khususnya di UIN MALIKI Malang," ungkapnya.

Ucapan selamat juga datang dari Dirjen Pendidikan Islam Prof Dr Ali Ramdhani MT. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan, jika gelar Guru Besar tak sekedar untuk menjadi individu yang indah, elok dan berwibawa saja. Gelar Guru Besar diharapkan bisa menjadikan seseorang menuju mercusuar yang mampu menerangi dunia dari gelap dan mampu memberikan kebermanfaatan dalam pengembangan peradaban di dunia.

"Seorang Guru Besar juga har6u berhati-hati dalam gagasannya. Sebab, gagasan seorang Guru Besar banyak diyakini oleh masyarakat," bebernya.

Prof Dr Suyitno Direktur Dikti Kemenag menyampaikan, pihaknya berharap dengan hadirnya 3 guru besar baru di UIN MALIKI Malang semakin meneguhkan kemajuan di UIN MALIKI Malang baik secara lokal, nasional hingga secara global.

"Teruslah berinovasi, teruslah menginspirasi, dan teruslah berkreasi. Metaforik UIN Malang sebagai bagian dari peneguhan pohon ilmu, mudah-mudahan menginspirasi, semakin benyak buah-buahnya yang terus bermanfaat bagi kompenen bangsa dan negara," tambahnya.

Direktur Sumberdaya Dirjend Dikti Kemendikbud Dr Mohammad Sofwan Effendi M ED, mengucapkan selamat kepada 3 Guru Besar yang dikukuhkan. 

Pihaknya menyampaikan, jika terdapat beberapa hal penting dalam mengemban jabatan sebagai seorang Profesor.

Kontribusi dalam memajukan keilmuan dan center of excellent universitas, sebagaimana diketahui bahwa UIN MALIKI Malang, harus menciptakan satu kondisi center of excellent yang merupakan diferensiasi dari universitas yang harus tergambar pada setiap prodi, fakultas bahkan setiap individu.

"Penganugerahan ini merupakan awal tanggungjawab, tugas dan fungsi lebih besar bagi seorang profesor. Capaian akademik dan prestasi yang ditorehkan melalui kajian dan yang lainnya, hari ini bukanlah berakhir. Malah bertambah beban di pundak masing-masing, karena kompetensi profesor lebih tinggi," bebernya.

Dalam pengkukuhan Guru Besar tersebut, masing-masing Guru Besar  sempat melakukan orasi ilmiah. Mulai dari Prof Dr H Roibin M HI dengan orasi ilmiahnya berjudul "Model Epistemologi IntegrasiAntara Islam dan Kearifan Lokal  (Potret Hukum Kepemimpinan Suami Istri di Tengah Masyarakat Multikultural)".

Kemudian Prof Dr Roihatul Muti'ah SF Apt M.Farm dengan orasi ilmiahnya "Peran Fitofarmaka Dalam Pencegahan dan Terapi Kanker (Peluang, Tantangan Dan Strategi)" dan Prof Dr Nur Asnawi MAg dengan orasi ilmiahnya "Mendukung Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia Melalui Internalisasi Pemasaran Syariah Pada Industri Halal Strategis".

Tak lupa, ketiga Guru Besar tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan seluruh Civitas UIN MALIKI Malang, terutama kepada Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris yang telah memberikan support, dorongan serta selalu mengingatkan untuk para dosen untuk meraih gelar Guru Besar.

 

Topik
UIN Malangguru besar uin malangRektor UIN Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru