Tipu Daya Polisi Gadungan Dihentikan Polsek Poncokusumo

Feb 16, 2021 20:35
Kapolsek Poncokusumo, AKP M Lutfi saat menginterogasi pelaku pemerasan yang mengaku polisi (foto: istimewa)
Kapolsek Poncokusumo, AKP M Lutfi saat menginterogasi pelaku pemerasan yang mengaku polisi (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Hendak melakukan pemerasan, pemuda 24 tahun warga Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang yang mengaku polisi diamankan Polsek Poncokusumo.

Kasus polisi gadungan terkuak bermula pada Rabu (3/2/2021) lalu, tersangka mengirimkan pesan melalui akun Facebook Messenger kepada korban Muhamad Koifin Hamzah (17) warga Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo.

Syafi'i Umam (24) yang mengaku sebagai anggota Kepolisian mengelabuhi dengan mengatakan kalau korban masuk dalam jaringan narkoba dan akan segera ditangkap. Namun pria yang mengaku sebagai polisi mengelabuhi korban di chat melalui Facebook atas nama Wiyogo yang mengaku sebagai anggota Polsek Poncokusumo atas nama Ambon (Bripka Jurna Afrianto, red).

 “Dia mengatakan kalau korban sudah masuk buku besar pelaku narkoba, kalau mau selamat harus membayar Rp 1 juta untuk menghapus nama di buku besar. Kalau tidak mau maka akan ditangkap, dan akan habis lebih banyak antara Rp 6 juta sampai Rp 7 juta," kata Kapolsek Poncokusumo, AKP M Lutfi, Selasa (16/2/2021).

Pria yang pernah menjabat Kasat Sabhara Polres Malang menambahkan, korban yang ketakutan mengkonfirmasi apakah dirinya masuk dalam jaringan narkoba ke Polsek Poncokusumo.

“Setelah dijelaskan oleh petugas kemudian korban membuat laporan. Setelah diajak korban untuk ketemuan, untuk menyerahkan uang, kemudian pelaku muncul dan pada waktu uang akan diserahkan kemudian pelaku ditangkap oleh petugas Polsek Poncokusumo,” ucap Lutfi.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa tersangka pernah melakukan pemerasan dengan modus yang sama.

“Hasil penyidikan ternyata ada 2 korban lainnya dengan modus yang sama. Dan sudah menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku,” pungkas Lutfi.

 

Topik
Polisi Gadunganaksi polisi gadunganpolisi gadungan di kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru