UIN Malang Kejar Target 43 Guru Besar, Satu Prodi Satu Profesor

Feb 16, 2021 10:00
Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris yang beberapa waktu lalu melakukan pengkukuhan terhadap Guru Besar (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris yang beberapa waktu lalu melakukan pengkukuhan terhadap Guru Besar (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg menargetkan kampus Islam negeri terbesar di Malang itu bisa memiliki 43 Guru Besar selama ia menjabat. Hal itu dilakukannya melalui program Akselerasi Guru Besar.

Selain menjadikan peningkatan mutu akademik maupun juga berimbas pada kewibawaan kampus, hal ini juga menyeimbangkan rasio antara guru besar dan program studi (prodi) yang ada. Seperti diketahui, jika UIN MALIKI Malang memiliki 43 prodi. “Target saya Guru Besar di UIN MALIKI Malang ini ada 43. Karena logika akademiknya,  tiap prodi memiliki satu guru besar,” ungkap Prof Haris kepada wartawan MalangTIMES.

Dari target 43 Guru Besar tersebut, saat ini pihaknya berupaya bisa menambah jumlah Guru Besar di UIN MALIKI Malang sebelum masa jabatannya habis menjadi 35 Guru Besar. Seperti diketahui, dari target 43 Guru Besar itu, saat ini tercapai sebanyak 26 Guru Besar.

"Dari 19 yang sudah bergelar Guru Besar, mudah-mudahan dilancarkan segera bertambah lagi. Insya Allah sampai pertengahan 2021 tambah lima lagi lah, sehingga totalnya menjadi 24. Tapi saya berharap lebih dari itu," terangnya.

Rektor kelahiran Lamongan itu juga berpesan, agar para dosen di UIN MALIKI Malang bercita-cita sebagai seorang profesor. Sebab, karir tertinggi dari seorang akademisi atau dosen adalah sebagai seorang Guru Besar.

Tak lupa pihaknya juga mengimbau kepada seluruh para dosen untuk segera memenuhi dan melengkapi persyaratan bagi yang kurang dalam upaya meraih gelar guru besar. "Jangan takut, dosen harus bercita-cita jadi profesor," tegasnya.

Dalam akselerasi Guru Besar di UIN MALIKI Malang, dorongan dan kesempatan lebar bagi para dosen dan para tenaga kependidikan melanjutkan studi untuk mencapai gelar Guru Besar dibuka lebar. Hal ini merupakan salah satu bentuk motivasi lembaga dan pimpinan untuk mempercepat karir dosen menjadi seorang profesor yang berkualitas dalam sebuah bidang keilmuan.

"Seorang Guru Besar ini, keberadaannya sangat penting dalam memperkuat kelembagaan maupun meningkatkan mutu pendidikan," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, jika Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris telah melakukan program akselerasi Guru Besar. Dari upayanya itu, 19 Guru Besar kini telah menambah jumlah Guru Besar UIN MALIKI Malang menjadi 26 Guru Besar. Dari 19 Guru Besar itu, tiga diantaranya merupakan Guru Besar baru yang akan segera dikukuhkan.

Topik
UIN Malang UIN Maliki Malang kampus UIN Maliki Rektor UIN Malang Rektor UIN Malang Prof Abd Haris MAg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru