Guru Besar UIN Malang Bertambah, Mutu Pendidikan Meningkat, Kelembagaan semakin Kuat

Feb 16, 2021 09:50
Prof Abdul Haris saat bersama seorang mualaf yang beberapa waktu lalu ia tuntun dalam pembacaan kalimat syahadat di UIN Maliki Malang (Anggara/MalangTIMES)
Prof Abdul Haris saat bersama seorang mualaf yang beberapa waktu lalu ia tuntun dalam pembacaan kalimat syahadat di UIN Maliki Malang (Anggara/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kini akademisi bergelar Profesor di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang kian banyak. Program Akselerasi Guru Besar yang dilakukan Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg, sukses mengantarkan 19 akademisi UIN MALIKI Malang meraih Guru Besar pada masa ia menjabat.

Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris, menjelaskan, jika Guru Besar adalah salah satu pilar penting untuk mendukung keunggulan perguruan tinggi dalam hal peningkatan mutu pendidikan UIN MALIKI Malang, termasuk juga dalam penguatan kelembagaan.

Bertambahnya Guru Besar di UIN MALIKI Malang diharapkan bisa meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pelayanan pendidikan, penelitian dan pengabdian  terhadap masyarakat. "Guru besar ini penting dalam rangka memperkuat kelembagaan maupun mutu pendidikan di UIN Malang," jelas Rektor yang gemar menulis puisi ini.

Semakin banyaknya Guru Besar di UIN MALIKI Malang, di mana saat ini jumlahnya sekitar 26 Guru Besar, diharapkan mampu menjadi benteng akademik dalam menjaga kualitas dan kewibawaan akademik UIN MALIKI Malang.

Seorang Guru Besar dipandang sebagai sosok mumpuni dalam akademik, di mana akan menjaga pemahaman bidang keilmuan tertentu sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan kualitas pendidikan, para pendidik yang memiliki kompetensi mumpuni, akan berimbas pada output kualitas SDM yang dihasilkan. Sehingga, bertambahnya sosok pendidik bergelar Guru Besar akan terus didorong untuk kualitas pendidikan yang mutunya berkelas internasional. "Mudah-mudahan ini semua akan mensupport UIN Malang menjadi lebih baik," jelasnya.

Bertambahnya Guru Besar, juga tak hanya berimbas pada kualitas mutu pendidikan pada UIN MALIKI Malang. Kelembagaan UIN MALIKI Malang juga akan semakin kuat dan diperhitungkan dengan banyaknya jumlah Guru Besar yang dimiliki.

Kepercayaan atau Trust masyarakat maupun para mahasiswa, juga akan meningkat dengan jumlah Guru Besar yang kian bertambah. Termasuk juga kepercayaan diri dari Civitas akademika turut kian bertambah meskipun menghadapi persaingan secara global dengan perguruan tinggi lainnya.

Namun perlu digaris bawahi, jika usai mendapatkan gelar Guru Besar tak lantas membuat seorang berhenti dalam berkarya. Justru sebaliknya, beban seorang Guru Besar kian berat lantaran pada pundaknya memikul harapan masyarakat Indonesia untuk bisa memberikan kontribusi positif dari gelar yang disandangnya.

"Ke depan akan ada dua hal, SDM ini terus kami picu dan pacu di mana Guru Besar ini merupakan penanda. Para Guru Besar yang sudah memperoleh jabatan tertinggi ini diharapkan mampu untuk mengabdikan dirinya sepenuh hati. Jangan jadi guru besar tidak membantu peningkatan kualitas akademik atau Tri Dharma Perguruan Tinggi di UIN, diminta atau tidak diminta tetap harus atau apa yang harus dilakukan," pungkasnya.

Topik
UIN Malang Rektor UIN Malang Rektor UIN Malang Prof Abd Haris MAg Prof Abdul Haris Kampus UIN Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru