Kabar Gembira, UIN Maliki Malang Punya Beasiswa Teladan, Bagaimana Cara Dapatnya??

Feb 15, 2021 16:00
Jadwal pendaftaran, proses seleksi hingga pengumuman Beasiswa Teladan (Ist)
Jadwal pendaftaran, proses seleksi hingga pengumuman Beasiswa Teladan (Ist)

MALANGTIMES - Kabar gembira, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang pada 2021 menyelenggarakan Beasiswa Teladan. Ya, kampus yang dipimpin Rektor Prof Abdul Haris itu, memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang telah mempunyai hafalan Al-Quran 30 juz secara sempurna.

Selain itu, juga harus mampu dalam Qira'atul Kutub dan telah hafal Alfiyah Ibnu Malik dan atau Uqudul Juman, untuk dapat melanjutkan studi di UIN Maliki Malang secara gratis hingga selesai.

Kepala Bagian Akademik, Imam Ahmad, membenarkan hal tersebut. Dijelaskannya, jika kuota yang disiapkan untuk mendapatkan Beasiswa Teladan telah ditetapkan sebanyak 60 orang calon mahasiswa.

"Jadi kita beri beasiswa full, mulai awal hingga akhir tidak kita pungut biaya sama sekali," jelasnya, saat ditemui di ruangannya (15/2/2021).

Lebih lanjut dijelaskannya, tujuan penyelenggaraan Beasiswa Teladan ini, adalah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mereka yang telah mempunyai hafalan Al-Quran 30 juz secara sempurna, mampu dalam Qira'atul Kutub dan telah hafal Alfiyah Ibnu Malik dan/atau Uqudul Juman serta mampu memberikan motivasi dan semangat anak bangsa untuk terus berprestasi.

Untuk target sasaran program beasiswa teladan ini adalah mereka yang lulus Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah pada tahun ajaran 2020 atau tahun ajaran 2021 dan Pesantren Muaddalah yang mempunyai hafalan Al-Quran 30 juz secara sempurna, mampu dalam Qira'atul Kutub dan telah hafal Alfiyah Ibnu Malik dan atau Uqudul Juman.

Dan bagi calon mahasiswa yang berminat dan memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan, bisa melakukan registrasi terlebih dahulu melalui website : uin-malang.ac.id/pendaftaran/login. Setelah itu, kemudian peserta melakukan pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp 300 ribu di Bank yang ditunjuk oleh UIN Maliki Malang.

Untuk jadwal pendaftaran bisa dilihat pada website : pmb.uin-malang.ac.id, kemudian pemohon melakukan upload berkas pada sistem pendaftaran, antara lain pas foto terbaru dan sertifikat, permohonan melakukan cetak bukti pendaftaran dan terahkir pemohon harus membawa berkas pendaftaran asli ketika akan melakukan seleksi.

"Syaratnya, siswa SMA/SMK/MA dan Pesantren Muaddalah yang lulus pada tahun 2020 atau pada tahun 2021, usia maksimal 20 tahun pada saat mendaftar, memiliki sertifikat hafalan (bagi yang hafidz Qur'an dan hafal Alfiyah Ibnu Malik dan atau Uqudul Juman) dan calon mahasiswa bebas memilih jurusan yang telah tertera di pengumuman. Ada banyak jurusan," jelasnya.

Setalah pendaftaran, akan berlanjut ke proses seleksi yang akan dilakukan secara virtual selama empat hari mulai tanggal 5 - 8 April 2021. Materi seleksi terdiri dari Tes Tulis Potensi dan Prevensi serta Tes Interview via online, kemudian konfirmasi prestasi yang mereka miliki dan selanjutnya konfirmasi terhadap kesanggupan mereka dalam menyelesaikan studi.

"Termasuk motivasi apa yang mendorong mereka juga kita akan wawancarai. Tim penilainya dari internal UIN Maliki Malang, di sini banyak dosen yang memang hafal Al-Qur'an. Setelah sampai hari terakhir kemudian kita sidang kelulusan dengan pimpinan untuk memutuskan siapa-siapa yang lolos, baru kita umumkan," bebernya.

Tempat seleksi akan disampaikan melalui website : pmb.uin-malang.ac.id. Mereka yang telah dinyatakan lolos maka harus melakukan registrasi sebagai mahasiswa. Apabila mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas, maka pihak panitia akan melakukan blacklist sekolah asal pendaftar pada tahun berikutnya.

"Namun berkaca pada pengalaman yang lalu-lalu, di awal mereka diminta membuat surat pernyataan kesanggupan ketika mereka diterima harus tekun, sanggup mengembangkan keilmuan di sini, bisa memberikan kontribusi pada kampus  terutama dalam bidang keilmuan," terangnya.

Setelah mereka diterima, terdapat kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi. Mereka yang lolos harus bersedia mengikuti program pembinaan yang diadakan oleh pengelola beasiswa teladan UIN Maliki Malang. Mereka juga harus bersedia menjadi relawan kegiatan yang diadakan oleh universitas.

Bagi penerima Beasiswa Teladan yang memiliki hafalan Al-Quran juga harus menjadi anggota aktif pada Unit Haiah Tahfidz Al Quran (HTQ) UIN Maliki Malang. Penerima beasiswa teladan yang memiliki prestasi dalam Qira'atul Kutub tak boleh ketinggalan dan harus aktif pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Ma'had Al Jami'ah UIN Maliki Malang. Penerima Beasiswa Teladan juga harus memiliki Indeks Prestasi (IP) pada tiap semester tidak kurang dari 3.25 pada studi yang ditempuh.

Dan bila penerima beasiswa tidak memenuhi kewajibannya, maka akan terdapat konsekuensi sanksi. Pihak kampus akan mengembalikan seluruh biaya pendidikan, apabila mengajukan pengunduran diri atau mutasi dari UIN Maliki Malang. Apabila tidak bersungguh-sungguh dalam studi dan selama dua semester berturut-turut memiliki Indeks Prestasi kurang dari 3.25, maka Beasiswa Teladan akan dicabut dan yang bersangkutan tetap bisa melanjutkan studi di UIN Maliki Malang secara regular.

“Harapan kedepan seluruh perguruan tinggi mereka yang memiliki kemahiran dalam kitab kuning. Karena menurut kami sebagai satu sumber untuk bisa menggali keilmuan yang otentik, keilmuan keagamaan. Dan yang kedua, bagi anak-anak yang mondok, yang menekuni keagamaan ataupun yang di madrasah tidak meninggalkan Muhafadoh itu ada yang mengapresiasi, yaitu kami (UIN Maliki) Malang,” pungkasnya.

Topik
UIN Maliki MalangUIN Malangbeasiswa uin malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru