Presiden Jokowi Minta Dikritik, Sutiaji: Netizen Malang Sudah Aktif

Feb 14, 2021 18:31
Tangkapan layar di akun pribadi Wali Kota Malang Sutiaji yang menuliskan bahwa netizen Kota Malang sudah memiliki hashtag sendiri #Ajorji, Minggu (14/2/2021). (Foto: Instagram sam.sutiaji) 
Tangkapan layar di akun pribadi Wali Kota Malang Sutiaji yang menuliskan bahwa netizen Kota Malang sudah memiliki hashtag sendiri #Ajorji, Minggu (14/2/2021). (Foto: Instagram sam.sutiaji) 

MALANGTIMES - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat luas agar aktif memberikan kritik kepada pemerintah. Imbauan tersebut pun direspon oleh Wali Kota Malang Sutiaji yang menyebut bahwa netizen di Kota Malang sudah aktif memberikan kritik dengan hashtag #Ajorji. 

Dalam unggahan di Instagram sam.sutiaji terdapat 3 foto dengan dibubuhi tulisan disebutkan bahwa Sutiaji mengucap syukur karena masyarakat dan netizen di Kota Malang telah berinisiatif dan aktif memberikan kritik. 

"Alhamdulillah Pak Presiden, kalau di Kota Malang masyarakatnya sudah inisiatif dan aktif memberikan kritik. Netizen Kota Malang bahkan sudah punya hashtag sendiri, salah satunya #Ajorji," tulisnya dalam foto yang diunggah pada instagram Sutiaji, Minggu (14/2/2021). 

Kemudian dalam kolom caption unggahan tiga foto dengan tulisan itu pun, dituliskan bahwa sebagai pejabat publik tugasnya adalah menjadi pelayan masyarakat. Maka dari itu pihaknya akan selalu berupaya mengakomodir segala bentuk kritikan, masukan dan saran terhadap jalannya roda pemerintahan di Kota Malang. 

"Setiap aspirasi, keluhan, masukan, dan gagasan dari warga adalah bahan bagi pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat," tulisnya. 

Sutiaji menyebutkan dalam caption unggahannya tersebut, terdapat aspirasi yang tepat, ada juga aspirasi yang salah sasaran. Pihaknya pun menyadari hal tersebut lumrah terjadi karena masyarakat dan netizen di Kota Malang beragam dari berbagai unsur dan tingkat pemahaman yang berbeda-beda. 

"Selama disampaikan dengan baik, menggunakan jalur dan prosedur yang benar, menjunjung tinggi etika dan kesopanan, tentu akan berbuah respon dan penanganan yang sama-sama memuaskan. Tujuannya sama, memastikan kota dan warga masyarakat bahagia dam sejahtera," katanya. 

Sementara itu, banyak juga netizen yang mengomentari unggahan dari Sutiaji tersebut. Mulai dari yang memberikan kritik, hingga mendukung usaha Sutiaji dalam membuka ruang kritik. 

Diantaranya dari akun bernama sandytegar8 yang mengeluhkan kondisi Jalan Wisnuwardhana yang rusak parah. "Pak, Jalan Wisnuwardhana rusak parah. Tolong untuk dinas terkait diberi perintah untuk perbaikan jalan. Terima kasih atas perhatiannya," tulisnya. 

Keluhan itu pun langsung direspon oleh Sutiaji dengan membalas di kolom komentar. "Njih diperhatikan," jawabnya. 

Selain itu ada lagi kritikan yang dituliskan oleh akun bernama muhammadredhoyunasfiki dengn membubuhkan hashtag baru. "Diperhatikan tok ra ditanggapi podo ae #oyomesji," tulisnya. 

Ada lagi keluhan terkait jalan rusak dan berlubang di kawasan gor yang dituliskan oleh akun bernama alicia_christella_jaya. "Pak tolong jalan di gor diperbaiki karena lubang-lubangnya dalam sekali. Kalau panjenengan tidak percaya mohon di cek nggih Pak, terima kasih," tulisnya. 

Kemudian Sutiaji mengucapkan terima kasih atas informasinya yang diberikan oleh akun bernama alicia_christella_jaya yang menyebutkan jalan di gor banyak yang berlubang. 

Ternyata dari sekian banyak komentar netizen yang berisikan kritikan dan keluhan, terdapat salah satu akun bernama alfafaizal yang malah memberikan semangat kepada Sutiaji dengan membubuhkan beberapa hashtag. 

"#ApikJi #TangamesJi #KipaJi ben kuat semangat," tulisnya. 

Langsung disambut komentar oleh Sutiaji dengan menuliskan #maturnuwun. 

Sementara itu, hingga pukul 18.30 WIB sudah 41 komentar tertuliskan dalam unggahan di akun instagram Sutiaji yang berisikan saran, kritik, keluhan, hingga memberikan semangat.

Topik
Presiden JokowiWalikota Malang Sutiajikritik pemerintahhastag kritikankritikan masyarakat malangberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru