Diduga Alami Penyerangan, Seorang Nelayan Dilempar ke Laut, Begini Kondisinya

Feb 14, 2021 14:51
Korban pengeroyokan oleh nelayan pengguna jaring trawl di perairan Arosbaya, saat dilakukan perawatan di Puskesmas setempat (Foto: Redaksi BangkalanTIMES)
Korban pengeroyokan oleh nelayan pengguna jaring trawl di perairan Arosbaya, saat dilakukan perawatan di Puskesmas setempat (Foto: Redaksi BangkalanTIMES)

BANGKALANTIMES - Pengguna jaring trawl yang diduga berasal dari luar Bangkalan kembali berulah di perairan Arosbaya. Bahkan segerombolan nelayan pengguna jaring trawl itu diduga sempat mengeroyok salah satu nelayan Arosbaya hingga mengalami luka di kepalanya.

Dugaan pengeroyokan itu terjadi setelah salah satu korban (Sumli red) warga Desa Tengket, Arosbaya itu bermaksud menegur segerombolan nelayan pengguna jaring trawl di perairan Arosbaya.

"Alasan mau negur itu, karena nelayan pengguna jaring trawl itu menabrak perahu milik nelayan Arosbaya mas," ujar Bilal Kurniawan, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmawas) Arosbaya saat dihubungi, Minggu (14/2/2021).

Parahnya lagi, setelah dilakukan pengeroyokan oleh tiga orang nelayan pengguna jaring trawl itu, korban dilempar ke laut oleh mereka.

"Beruntungnya mas, korban tidak meninggal, sebab kami langsung menolongnya," jelas dia.

Diketahui, korban dipukul menggunakan senjata tajam dan jangkar besi. Sehingga korban mengalami luka dan lebam di kepala hingga lengannya, lalu korban dilempar ke laut.

Saat ini Bilal mengaku, sedang melakukan koordinasi dengan dinas terkait. "Juga dengan Polisi Air dan Polsek Arosbaya," ungkap Bilal.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Air (Kasatpolair) Polres Bangkalan AKP Ludwi Yarsa Pramono, saat dikonfirmasi pihaknya membenarkan adanya kejadian tersebut.

Namun, pihaknya masih belum bisa menjelaskan secara detail. Sebab, saat ini ia sedang melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut. "Saat ini kasusnya sedang kami dalami mas, tunggu saja perkembangannya nanti," ucap dia.

Diketahui, kejadian dugaan penyerangan oleh nelayan pengguna jaring trawl di perairan Arosbaya terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Nelayan tersebut diduga berasal dari luar Bangkalan yang menyebabkan nelayan Arosbaya mengalami luka dan lebam di Kepala dan lengannya.

Topik
penganiayaan nelayannelayan arosbayaperairan arosbayaberita bangkalanBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru