Disinggung Kapan Sekolah Tatap Muka Kembali Dibuka, Ini Kata Sutiaji

Feb 14, 2021 10:13
Wali Kota Malang Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Malang, aktivitas masyarakat memang lebih longgar.

Sebut saja terkait jam operasional pusat perbelanjaan atau mal, yang kini diperbolehkan hingga pukul 21.00. Kemudian operasional kafe, resto dan sejenisnya diperbolehkan hingga pukul 22.00.

Beberapa kelonggaran aktivitas ini rupanya menggelitik sebagian warga Kota Malang. Banyak yang mempertanyakan  kapan sekolah tatap muka akan kembali dibuka.

Menanggapi hal itu,  Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, proses belajar mengajar bagi siswa sekolah masih tetap harus dilakukan secara daring. Hal tersebut, selain disinyalir kasus covid-19 yang urung juga melandai, juga berdasarkan pada Instruksi Mendagri (Imendagri) No 3 Tahun 2021.

"Kita memang sedikit longgar (terkait jam operasional mal, kafe, resto dan sejenisnya). Tapi, di instruksi mendagri disampaikan bahwa sekolah masih tetap pakai daring," ungkapnya melalui laman Youtube Sam Sutiaji.

 

 

Sutiaji menjelaskan, sebagaimana aturan yang tertuang di Imendagri No 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, diatur soal pemberlakuan WFH (work from home) dan work from office (WFO) maksimal 50 persen. "Agak longgar sedikit, sebagaimana seperti SE Nomor 30 kami (Pemkot Malang). Di sana pengetatan, ketika di RT itu yang terpapar, maka zonanya diatur," ucapnya.

Karena itu, dalam hal ini, meski ada kelonggaran, termasuk bioskop yang sudah mulai diberi izin buka tetapi tetap dengan protokol kesehatan ketat, Sutiaji mengharapkan kesabaran bagi para wali murid. Orang tua diminta senantiasa mendampingi anak-anaknya belajar secara daring hingga batas waktu yang belum bisa dipastikan. Hal itu mengingat penyebaran covid-19 yang masih terus perlu diwaspadai. 

Sutiaji juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan 6M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga Jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, serta menjaga keteraturan makan dan imun). "Sekolah kita belum tatap muka, tapi tetap daring. Mohon kesabaran untuk bapak ibu wali siswa dalam membimbing putra putrinya di rumah," ujarnya.

Topik
Wali Kota MalangWali Kota Malang SutiajiKegiatan belajar tatap mukabelajar daring

Berita Lainnya

Berita

Terbaru