Wawali Kota Malang dan Sederet Tokoh Publik Jalani Vaksinasi Kedua

Feb 11, 2021 14:05
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (baju putih) saat jalani vaksinasi covid-19 ke-2 di Balai Kota Malang, Kamis (11/2/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (baju putih) saat jalani vaksinasi covid-19 ke-2 di Balai Kota Malang, Kamis (11/2/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pasca-divaksin pertama pada 28 Januari 2021 lalu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan sejumlah tokoh pejabat publik di Kota Malang lainnya kembali disuntik vaksin covid-19.

Vaksinasi kedua ini dilaksanakan di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (11/2/2021). Proses ini dilakukan sesuai dengan ketentuan vaksin Sinovac yang memerlukan dua kali tahap penyuntikan dengan dosis masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari hingga 28 hari.

Seperti prosesi sebelumnya, sesaat sebelum menjalani penyuntikan vaksin, penerima vaksinasi harus lebih dulu melakukan registrasi dan skrining kesehatan. Tindakan ini sejatinya sama bagi siapa saja yang nanti akan menjalani vaksinasi.

Usai skrining, barulah penyuntikan vaksin dilakukan. Kemudian setelahnya, para penerima vaksin harus melalui observasi untuk memastikan ada tidaknya gejala lain pasca-disuntik.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, proses penyuntikan dosis vaksin yang kedua ini dirasa sama seperti sebelumnya. Tidak ada gejala apa pun yang berarti. Bahkan, dirinya terlihat lebih santai dibandingkan saat penyuntikan dosis vaksin pertama.

"Rasanya sama, tidak ada perbedaan. Filakukan tempat yang sama lengan sebelah kiri. Tadi juga dicek riwayat kesehatan apakah punya ginjal dan lainnya, termasuk tekanan darah. Kalau sudah menenuhi, dilaksanakan vaksin," ujarnya ditemui usai pelaksanaan vaksinasi covid-19.

Ia berpesan kepada masyarakat Kota Malang khususnya bahwa pelaksanaan vaksin tersebut aman dan bermanfaat bagi kesehatan. Karena itu, nantinya bagi siapa pun yang telah sesuai sebagai penerima vaksin diharapkan untuk menyukseskan vaksinasi covid-19.

"Saya sudah mengikuti yang pertama dan kedua, sudah membaca literatur dan mendengar penjelasan dokter. Insya Allah vaksin ini aman dan bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat tidak perlu takut.  Di tahapan selanjutnya vaksinasi, silakan untuk ikut bagai yang berhak divaksin," ucapnya.

Lebih jauh, metode vaksinasi ini juga sebagai bentuk upaya dari pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19. Sehingga nantinya, masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan normal sebagaimana mestinya.

"Mari kita sama-sama menyukseskan vaksinasi ini, supaya angka penularan covid-19 ini bisa terkendali dan kita bisa kembali berkegiatan seperti sedia kala," pungkas wawali.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Sri Winarni mengungkapkan, dengan dijalankannya prosesi penyuntikan dosis vaksin kedua kepada sejumlah pejabat publik tersebut, selanjutnya juga diikuti oleh masing-masing tenaga kesehatan (Nakes) yang telah menjalani vaksin sebelumnya. Tentunya disesuaikan dengan tanggal awal penerimaan vaksin dengan batas waktu 14 hingga 28 hari.

"Mulai hari ini juga kita mulai untuk dosis vaksin ke-2 kepada Nakes yang sudah melaksanakan penyuntikan dosis pertama. Jadi, menyesuaikan tanggalnya di vaksin pertama. Nah hitungannya setelah 14 hari sampai 28 hari," ungkapnya.

Untuk diketahui, selain Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, vaksin ke-2 ini juga dilaksanakan kepada Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika. Kemudian Kajari Kota Malang Andi Dharmawangsa, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdiyan Primadhona. Lalu, Ketua Pengadilan Negeri Malang Nuruli Mahdilis, perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya dr Djoko Heri Hermanto.

Selanjutnya dari tokoh agama, perwakilan Muhammadiyah yakni Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Malang Baroni. Perwakilan NU diwakili oleh Ketua PCNU Kota Malang Isroqunnajah. Perwakilan influencer, yakni pengusaha Juragan 99 Gilang Widya Pramana.

Ada pula perwakilan dari Persatuan Gizi Kota Malang Rosidah Inayati. Juga perwakilan dari kelompok disabilitas tunanetra yakni Anjar Rahmansyah.

Topik
Vaksinasi Covid 19Wakil Wali Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru