Setahun 167 Event, Ini Komposisi Seleksi Joko Roro yang Diperlukan Disparbud Kabupaten Malang

Feb 11, 2021 12:04
Paguyuban Joko Roro saat menghadiri agenda Grand Final Duta Pancasila Kabupaten Malang pada tahun 2020 lalu. (Foto: instagram jokororokabmalang)
Paguyuban Joko Roro saat menghadiri agenda Grand Final Duta Pancasila Kabupaten Malang pada tahun 2020 lalu. (Foto: instagram jokororokabmalang)

MALANGTIMES - Tahapan seleksi pemilihan Joko dan Roro Kabupaten Malang berlanjut. Kamis (11/2/2021) ratusan peserta diagendakan mengikuti tahapan seleksi pertama.

Dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara, dalam agenda yang dilangsungkan di Pendapa Singosari ini, nantinya hanya akan dipilih 80 peserta calon Joko Roro Kabupaten Malang.

”Pada tes pertama ini, dari 154 peserta hanya akan dipilih 80 calon saja. Yaitu 40 Joko dan 40 Roro,” ucapnya.

Menurut Made, dalam seleksi tahap pertama ini, yang akan dijadikan penilaian tidak hanya dari segi penampilan saja. Tetapi juga wawasan dan keterampilan juga akan dijadikan bahan penilaian.

”Jadi paguyuban Joko Roro ini benar-benar kita manfaatkan untuk event kegiatan bupati dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Di samping itu juga membantu promosi potensi Kabupaten Malang ke luar negeri,” jelas Made saat ditanya alasan kenapa tidak hanya good looking yang akan dijadikan penilaian utama.

Terbukti, di tahun 2020 lalu saja, Paguyuban Joko dan Roro ini dilibatkan dalam 167 kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

”Kemarin (tahun 2020, red) saja ada 167 event yang kita libatkan Joko Roro. Bahkan juga kita ajak mereka ke luar negeri untuk promosi. Jadi talent (bakat, ret) yang kita utamakan dalam seleksi Joko Roro ini untuk mempromosikan kelebihan Pemkab Malang,” jelasnya.

Diterangkan Made, talent yang dicari saat seleksi Joko dan Roro adalah bakat yang meliputi kemampuan berbahasa inggris, seni, olah raga, pembawa acara, dan lain sebagainya.

”Nantinya akan kita bentuk untuk menjadi peragawati, duta seni, host, youtuber, jadi duta sport tourism. Sehingga dari masing-masing peserta akan kita cari berbagai telent-nya,” terangnya.

Untuk diketahui, setelah 80 orang terseleksi dalam tes pertama hari ini, akan kembali diadakan tes lanjutan hingga nantinya hanya terpilih 30 peserta terbaik dengan komposisi 15 Joko dan 15 Roro.

”Dari 30 orang itu, ada 15 Joko dan 15 Roro. Mungkin yang peragawati kita cari 5 orang, seniman 5 orang, yang bisa nge-host 5. Kemudian yang menonjol dibidang Informasi Teknologi 5 orang. Sisanya bisa talent lain seperti mahir berbaha inggris dan sebagainya,” ulasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang ini berharap, ke-30 peserta yang terpilih sebagai Joko dan Roro benar-benar bisa mempromosikan potensi dan destinasi wisata maupun budaya yang dimiliki oleh Pemkab Malang.

”Kita cari yang bisa bermanfaat bagi Kabupaten Malang. Mulai dari segi promosi budaya hingga wisata. Harapannya dengan komposisi dari berbagai talent ini, mereka (Joko Roro) bisa menjadi corong untuk mempromosikan Kabupaten Malang hingga ke kancah Internasional,” tandasnya.

 

Topik
Joko Roro Kabupaten Malang joko roro 2021 Kepala Disparbud Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara komposisi joko roro berita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru