Putus Penyebaran Covid-19, Pegadaian Gunakan GeNose C-19 dari UGM

Feb 09, 2021 14:15
Zoom Meeting
Zoom Meeting

SURABAYATIMES - PT Pegadaian (Persero) terus berkomitmen untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan. Perusahaan plat merah ini memesan alat deteksi Covid-19 hasil pengembangan para peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu GeNose C-19. 

Sebanyak 15 (lima belas) alat GeNose C-19 diserahkan secara simbolis oleh Prof Ir Panut Mulyono selaku Rektor UGM, yang diterima secara langsung oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto melalui virtual zoom meeting. 

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengaku optimis jika GeNose dapat membantu Pegadaian untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di lingkungan perusahaan. Untuk itu, pihaknya memesan produk karya anak bangsa dari UGM di bidang kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UGM yang telah menciptakan alat yang sangat luar biasa ini. Serta telah memberikan kesempatan bagi Pegadaian sebagai salah satu BUMN yang dapat segera menggunakan GeNose. Nantinya alat ini akan digunakan tidak hanya untuk karyawan, tapi juga masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

“Saat ini kami konsisten melakukan tes secara berkala untuk seluruh karyawan, di mana tes tersebut membutuhkan biaya yang relatif cukup besar. Saya yakin, keberadaan GeNose bisa membantu Pegadaian melakukan efisiensi biaya terkait percepatan deteksi dini bagi karyawan yang terinfeksi,” tambah Kuswiyoto.

Sementara itu Rektor UGM Panut Mulyono mengucapkan terima kasih kepada Pegadaian yang sudah mempercayakan GeNose untuk membantu mendeteksi infeksi Covid-19 pada karyawan di lingkungan Pegadaian. Panut berharap, GeNose bisa bekerja maksimal dan akurat serta bermanfaat bagi banyak orang.

“Kami berharap GeNose bisa membantu screening dan memisahkan antara orang-orang yang sehat dengan orang yang terinfeksi Covid-19. Hal ini tentu baik dilakukan demi menciptakan rasa aman, nyaman dan meningkatkan produktivitas yang akan turut meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan,” ucapnya.

GeNose C-19 bekerja mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar melalui hembusan nafas ke dalam kantong khusus. Selanjutnya diidentifikasi melalui sensor. Kemudian datanya akan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence). Selain cepat dalam mendeteksi virus dan memiliki akurasi tinggi, penggunaan alat ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tes Covid-19 lainnya. 

PT Pegadaian (Persero) terus berupaya secara aktif menekan laju penyebaran Covid-19. Berbagai langkah antisipasi juga telah dilakukan perseroan seperti penyemprotan disinfektan secara rutin, penyediaan hand sanitizer dan tempat cuci tangan, pengukuran suhu tubuh sebelum masuk kantor, pengaturan jaga jarak, penerapan work from home (WFH), serta swab antigen dan PCR secara berkala bagi seluruh karyawan.

Topik
genose ugmteknologi genoseUniversitas Gajah Mada (UGM)PT Pegadaianpt pegadaian gunakan genosealat deteksi covid 19rektor ugmdirut pt pegadaian
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru