Anak Ini Berlutut Lalu Cium Kaki Ibunya setelah Laporan Pencurian Sepeda Motor dan BPKB Dicabut

Feb 08, 2021 20:01
Qoim Lidinillah (baju orange) bersimpuh cium kaki ibu kandungnya usai dilepaskan Polres Malang, Senin (8/2/2021) (Hendra Saputra/MalangTIMES)
Qoim Lidinillah (baju orange) bersimpuh cium kaki ibu kandungnya usai dilepaskan Polres Malang, Senin (8/2/2021) (Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pencabutan laporan Nuryati terhadap anak kandungnya Qoim Lidinillah (24) di Mapolres Malang, Senin (8/2/2021) diselimuti suasana haru. Terlebih lagi saat pencabutan perkara itu, Qoim langsung bersujud lalu mencium kaki ibunya.  

Semula, Nuryati melaporkan anak kandungnya itu lantaran telah mencuri sepeda motor beserta kelengkapan surat yang dijual untuk modal bermain judi online. “Saat itu, ibu Nuryati melaporkan tindak pencurian ke Polres Malang. Kemudian setelah kami selidiki ternyata anaknya sendiri yang melakukan pencurian itu,” terang Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Tanpa berfikir panjang, Satreskrim Polres Malang kemudian mencari keberadaan Qoim. Setelah ditemukan langsung digelandang di ruang tahanan Mapolres Malang.

Akan tetapi dalam proses penyelidikan, Polres Malang akhirnya menggunakan pendekatan restorative justice atau lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku, karena pelaku sendiri merupakan anak kandung dari Nuryati.

“Kami berusaha membujuk pelapor (Nuryati) untuk memaafkan dan mencabut laporan untuk anaknya sendiri,” kata Hendri.

“Akhirnya si ibu (Nuryati) mau mencabut laporannya. Dan hari inilah kami serahkan langsung tersangka kepada keluarganya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Hendri mengungkapkan bahwa kelakuan Qoim sudah tidak layak disebut anak, karena sering bertindak kasar terhadap ibu kandungnya. “Pelaku memang terkenal kasar terhadap orang tua dan adiknya,” beber Hendri.

Sementara itu saat dimintai keterangan, Nuryati yang terlihat matanya mulai mengeluarkan air mata mengaku sudah memaafkan anaknya meski sebelumnya telah melaporkan ke Polisi.

Namun, Nuryati berharap dengan kejadian ini anak kandungnya itu bisa berubah dan tidak lagi melakukan kegiatan yang bersentuhan dengan tindak pidana. “Saya sudah memaafkan anak saya. Ke depannya semoga menjadi lebih baik, taat kepada agama, dan berbakti kepada orang tua,” tutup Nuryati.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo yang menangani kasus ini memberikan pesan kepada Qoim agar tidak lagi durhaka terhadap orang tuanya. “Kamu kalau mengulangi lagi tidak ada ampun ya, jangan durhaka sama ibu kamu,” pesan Andaru mengakhiri. 

Topik
Berita MalangPolres Malanganak cium kaki ibu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru