Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Beber Resep Cetak Anak Saleh dan Juara

Feb 08, 2021 17:31
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H Rokhmad SSos (Ist)
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H Rokhmad SSos (Ist)

MALANGTIMES - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rokhmad, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Siti Ratnawati, menjadi pemateri dalam webinar bertema "Mencetak Anak Sholih dan Juara Ditengah Pandemi," Senin (8/2/2021).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah 5 Kota Malang tersebut, Rokhmad membeber resep dalam mencetak anak yang saleh dan juara.

Dijelaskannya secara detail jika empat resep tersebut yang pertama dimulai dari penanaman nilai-nilai ketuhanan dan Pancasila mulai usia dini. Menurutnya, hal ini sangatlah penting. Sebab, dengan penanaman nilai-nilai tersebut, keimanan dan ketaqwaan anak akan terbentuk. Sehingga berimbas pada terbentuknya karakter mulia pada anak.

"Tanamkan nilai-nilai ketuhanan dan nilai pancasila mulai usia dini. Ini penting. Karena dengan iman dan taqwa anak didik akan berkarakter mulia," jelasnya.

Kemudian, resep kedua, keteladanan guru maupun orang tua sangatlah dibutuhkan dalam pembentukan karakter anak. Hal ini juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan anak dengan memberikan contoh yang baik.

Dikatakannya, jika memberi contoh dengan perbuatan itu lebih bermakna dari pada hanya ucapan. Dengan memberi tauladan contoh yang baik, maka akan ada buah manis yang dipetik. Seperti pepatah mengatakan, jika buah mangga jatuhnya tidak jauh dari pohonnya.

"Artinya, untuk menjadi anak saleh bermental juara, dibutuhkan orang tua yang luar biasa dengan contoh keteladanan yang baik," tuturnya.

Pada resep ketiga, pria ramah tersebut menjelaskan, hal yang tak kalah penting adalah memberikan bekal ilmu dan keterampilan dengan baik. Dengan bekal ilmu dan ketrampilan, membuat anak menjadi tangguh dan cerdas dalam mengatasi permasalahan hidup.

"Tapi bukan cukup itu saja, ada poin agama. Ingat hidup dengan seni jadi indah, dengan ilmu jadi mudah dan dengan agama hidup jadi terarah," bebernya.

Terakhir, jika para orang tua maupun para pengajar mampu melihat dan mengarahkan seorang anak sesuai dengan potensi yang dimiliki. Namun tetap dengan keseimbangan yang sepadan dengan keilmuan lainnya.

"Jadikan semua siswa jadi juara sesuai dengan potensi dan kemampuan masing masing. Tidak ada anak yang bodoh semua anak pintar. Mungkin kita belum menemukan metode yang pas buat anak didik kita. Di saat anak kita sudah menyukai sesuatu yang baik, punya hobi, nah teruslah dibina potensinya, maka akan menjadi prestasi dan berbuah juara," tutupnya.

Sementara itu, Siti Ratnawati menambahkan, untuk mencapai keberhasilan anak didik, tiga lingkungan pendidikan harus berjalan dengan bersamaan dan saling menguatkan maupun saling mendukung. Tiga lingkungan tersebut adalah lingkungan pendidikan pada keluarga, lingkungan pendidikan di sekolah dan lingkungan pendidikan di masyarakat.

Selian itu, pihaknya juga menyampaikan imbauan agar dalam masa pendemi ini, semua pihak tetap mengedepankan protokol kesehatan demi keselamatan anak didik dan juga para guru. Upaya tertib dalam protokol kesehatan memang untuk menjaga kawasan sekolah terhindar dari munculnya kluster baru dari kawasan sekolah.

"Kami ingin memutuskan mata rantai penyebaran covid, maka semuanya untuk tetap belajar dari rumah lewat daring.  Selama pandemi para pendidik dan anak didik telah dibantu pemerintah dalam kuota paket data untuk digunakan daring," pungkasnya.

 

Topik
resep cetak anak salehresep cetak anak juarawakil ketua pks kota malangDinas Pendidikan Kota Malangwebinar cetak anak saleh dan juaraberita pendidikan kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru