Modus Investasi, Penyanyi Dangdut Malang Tipu 3 Rekan Seprofesinya, Kerugian Capai Rp 450 Juta

Feb 08, 2021 16:09
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar (kiri) saat ungkap kasus investasi bodong penyanyi dangdut (tengah) bersama Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru (kanan) (Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar (kiri) saat ungkap kasus investasi bodong penyanyi dangdut (tengah) bersama Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru (kanan) (Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Penyanyi dangdut di Kabupaten Malang tega menipu 3  teman seprofesinya dengan modus investasi yang bisa mendapatkan keuntungan berlipat dengan jangka waktu 14 hingga 21 hari.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyebut, bahwa pelaku dengan nama Renny Hermawati (43) sejak bulan Mei hingga Juni 2020 melakukan aksi investasi bodong kepada rekan seprofesinya.

“Modusnya pelaku membujuk korban supaya mau investasi uang, dan akan mendapat keuntungan dalam jangka waktu 14 hingga 21 hari,” kata Hendri dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (8/2/2021).

Diawal, pelaku memang sempat memberikan keuntungan kepada para korbannya. Akan tetapi, ketiga korban yang ketagihan dengan keuntungan yang didapat akhirnya terus menginvestasikan uangnya agar mendapat keuntungan yang lebih besar.

“Setelah korban melakukan investasi lagi, tidak ada keuntungan yang didapatkan dari pelaku,” kata Hendri.

Menurut Hendri, pelaku adalah teman cukup dekat dari ketiga korban yang masing-masing bernama Dewi Kurniawati (30) warga Jabung, Dewi Wulandari (28) warga Turen dan Yuniar Adilla (25) warga Kalipare. 

“Menariknya, mereka sudah sering manggung bersama di daerah Kabupaten Malang,” terangnya.

Wanita yang berstatus janda ini baru diamankan Satreskrim Polres Malang pada Desember 2020 setelah ketiga korban melapor mengalami total kerugian hingga Rp 450 juta. Ketiga orang tersebut menyetor uang untuk investasi kepada Renny secara bertahap dengan nominal berbeda-beda di setiap transaksi.

“Ada yang Rp 88 juta, ada yang Rp 65 juta dan juga ada yang Rp 297 juta. Uang itu ada sebagian yang digunakan untuk kepentingan sendiri, ada yang dipinjam-pinjamkan lagi,” ungkap Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat itu.

Akibat perbuatannya, Renny kini harus mendekam di rumah tahanan Polres Malang. Dia dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.

 

Topik
Penyanyi Dangdutmodus investasipenipuan investasipenyanyi dangdut malangkerugian investasi bodongKapolres Malangberita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru