Euro 2016
Euro 2016

MALANGTIMES - Setelah insiden teror brutal mengguncang Paris akhir pekan kemarin, banyak pihak menyangsikan kesiapan Prancis sebagai tuan rumah Euro 2016 mendatang. Namun panitia penyelenggara menegaskan even empat tahunan itu bakal tetap berjalan sesuai rencana.

Baca Juga : Pemain Arema Tak Lagi Kirim Video Latihan, Ternyata Ini Sebabnya

Ketua penyelenggara Euro 2016, Jacques Lambert berjanji jika Prancis akan berusaha menjamin perhelatan akbar antarnegara Eropa itu tetap berjalan aman tahun depan.

"Mengajukan pembatalan Euro 2016 berarti menyerahkan permainan ke tangan teroris. Level risikonya sudah naik bulan Januari lalu (ketika terjadi penembakan yang menewaskan 12 orang) dan kali ini naik lagi. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar Euro 2016 tetap berjalan di kondisi keamanan terbaik," ujar Lambert.

Ia juga menegaskan tak bakal membuka langkah keamanan apa yang mereka ambil karena hal itu justru akan 'memberi gambaran untuk lawan'. "Keamanan di stadion berjalan dengan baik, risiko lebih besar ada di jalanan, dalam pertemuan yang spontan," tandasnya.

Baca Juga : Masih Cari Pengganti Ratu Tisha, Waketum PSSI: Tugas dan Tanggung Jawab Sekjen Itu Berat

Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Noel Le Graet mengumandangkan pendapat serupa. "Kami akan melakukan apapun yang diperlukan demi memastikan keamanan turnamen, meski ada semua risiko yang mengikutinya," imbuh Noel. (*)