Jadi RS Rujukan Covid-19, RSUD Kota Malang Tambah Sarana Prasarana Kesehatan

Feb 05, 2021 11:10
Direktur RSUD Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).).
Direktur RSUD Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).).

MALANGTIMES -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang kini menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19.

Seiring dengan diubahnya fungsi dari penggunaan layanan itu, RSUD Kota Malang meyiapkan sarana prasarana tambahan kesehatan. Hal itu dilakukan guna menunjang pelayanan terhadap pasien Covid-19.

Direktur RSUD Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, dengan dikeluarkannya SK Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menetapkan RSUD Kota Malang sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, maka RS berplat merah tersebut telah difungsinan untuk menerima rujukan pasien dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang lain.

Namun, Husnul menyebut, saat ini RSUD Kota Malang masih berbenah. Hal itu terkait dengan penambahan sarana prasarana penunjang bagi pasien Covid-19.

"Di kami sama dengan Rumah Sakit Lapangan. Sama juga dengan rumah sakit yang belum mempunyai ventilator ICU. Jadi kita masih berusaha untuk melengkapi beberapa sarana prasarana yang diperlukan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19," ujarnya.

Dijelaskan Husnul, teknis sebagai fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 setidaknya harus mempunyai beberapa sarana prasarana kesehatan yang mumpuni. Seperti, ICU, ruang isolasi bertekanan negatif, hingga alat ventilator.

"ICU, kemudian ruang isolasi bertekanan negatif, dan kalau memungkinkan memang dengan ventilator. Ini yang kita upayakan saat ini," imbuhnya.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kota Malang itu menambahkan, target untuk penambahan fasilitas kesehatan itu diupayakan bakal rampung pada bulan Februari 2021 ini.

Hal tersebut, kata dia, disesuainan dengan kondisi dari tenaga kesehatan di RSUD Kota Malang dengan proses pengajuan anggaran kebutuhan fasilitas penanganan pasien Covid-19.

"Ya bulan ini kita usahakan bisa selesai. Kita harus melihat dulu kondisi di RSUD kemudian kita diskusikan dengan teman-teman (Tenaga Kesehatan) yang ada di RSUD sambil nanti pengajuan anggaran untuk kebutuhan Covid-19 kepada Pemerintah Kota Malang," tandasnya.

Sebagai informasi, kini Kota Malang telah memiliki 11 rumah sakit rujukan Covid-19. Sejumlah 7 rumah sakit awal, yakni Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), RST Soepraoen, RS Lavallete, RS Universitas Islam Malang, RSI Aisyiyah, RS Hermina Tangkuban Perahu, dan RKZ Panti Waluyo.

Kemudian, di awal tahun ini ada tambahan 4 rumah sakit rujukan lagi. Selain RSUD Kota Malang, juga ada RS Panti Nirmala, RS Lapangan Idjen Boulevard, dan Persada Hospital.

Topik
RS rujukan covid 19 kota malangRSUD Kota Malangdrektur utama RSUD Kota Malangkasus covid 19 kota malangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru